Perkuat Mutu Pendidikan, Bupati Karanganyar Kukuhkan 13 Pengurus Dewan Pendidikan 2026–2030

KARANGANYAR – Pemerintah Kabupaten Karanganyar resmi memperkuat sinergi di sektor pendidikan dengan mengukuhkan pengurus Dewan Pendidikan Kabupaten Karanganyar Masa Bakti 2026–2030. Prosesi pelantikan 13 orang pengurus ini dipimpin langsung oleh Bupati Karanganyar, H. Rober Christanto, S.E., M.M., pada Jumat (23/1/2026).

Acara pengukuhan diawali dengan laporan dari Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar, Heru Joko Sulistyono, S.S.T.P., M.Si. Dalam laporannya, ia menekankan bahwa Dewan Pendidikan merupakan mitra strategis pemerintah untuk mengoptimalkan kolaborasi antara masyarakat dan pemangku kepentingan.

Komitmen Kolaborasi dan Profesionalisme

Ketua Dewan Pendidikan terpilih, Drs. Tjuk Susilo, M.P.A., menyatakan kesiapannya dalam mengemban amanah tersebut secara profesional. Ia menegaskan bahwa kunci utama dalam memajukan pendidikan di Karanganyar adalah koordinasi yang solid dengan berbagai pihak.

“Amanah ini akan kami jalankan dengan semangat kebersamaan. Kami berkomitmen menjalin kerja sama dan kolaborasi erat dengan Dinas Pendidikan, DPRD, serta seluruh elemen masyarakat agar Dewan Pendidikan hadir dengan manfaat nyata,” ujar Tjuk Susilo dalam sambutannya.

Harapan Bupati: Bukan Sekadar Seremonial

Bupati Karanganyar, H. Rober Christanto, S.E., M.M., memberikan pesan khusus agar pengukuhan ini menjadi titik balik peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Bumi Intanpari. Ia berharap dewan ini tidak hanya menjadi pelengkap struktur, tetapi menjadi “mesin” penggerak kebijakan.

“Dewan Pendidikan memiliki peran penting dalam memberikan masukan, analisis, dan rekomendasi kebijakan. Saya menitipkan masa depan pendidikan Karanganyar kepada gagasan dan langkah nyata Anda semua agar Indeks Pembangunan Manusia (IPM) kita semakin membaik,” tegas Bupati Rober.

Fokus Masa Bakti 2026–2030

Selama empat tahun ke depan, Dewan Pendidikan Karanganyar diharapkan mampu menjadi:

  • Jembatan Aspirasi: Menyalurkan keluhan dan harapan masyarakat terkait layanan pendidikan.

  • Mitra Strategis: Memberikan rekomendasi berbasis data kepada pemerintah daerah.

  • Pendorong Inklusi: Mewujudkan sistem pendidikan yang berkualitas dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Dengan pengukuhan ini, Pemerintah Kabupaten Karanganyar optimis mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih kuat, transparan, dan berorientasi pada kemajuan zaman. ( rls / bre )