Fokus Jateng – BOYOLALI,- Peristiwa doyongnya atap teras SDN Tegalmuncar, Desa Tlawong, Kecamatan Sawit, mengakibatkan kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah tersebut harus dipindahkan sementara ke gedung SMP Negeri 1 Sawit.
Kepala Disdikbud Boyolali, Dwi Hari Kuncoro, membenarkan peristiwa tersebut. Pasca kejadian, pihaknya sudah meminta pihak sekolah untuk memastikan kondisi teras yang rusak.
“Langkah dari sekolah yaitu menurunkan genting, Supaya tidak terlalu turun. Sama mengidentifikasi kelas yang lain, berpengaruh atau tidak,” jelas Kuncoro. Senin 26 Januari 2025.
Setelah dilakukan identifikasi, lanjut Kuncoro, diketahui bangunan kelas 1,2,3 ikut terdampak. Dari hasil pengecekan tim Disdikbud pada Minggu 18 Januari, bangunan dinilai tidak layak untuk dilakukan KBM.
“Jadi yang terdampak langsung adalah kelas I, II, dan III. Laporan kami terima Sabtu dan langsung kami tindak lanjuti. Karena dinilai tidak aman untuk KBM, kami putuskan memindahkan sementara ke SMPN 1 Sawit,” katanya.
Hanya saja, kondisi SD Negeri Tegalmuncar sebelumnya tidak masuk dalam skema revitalisasi. Sebab dalam Dapodik, menyebut bahwa bangunan tidak mengalami kerusakan berat.
“Setelah kejadian ini, akan kami laporkan di revitalisasi. Tapi sebelum itu, kegiatan belajar mengajar harus tetap berlangsung. Maka kita pindah ke SMP 1 Sawit,” katanya.
Kuncoro memastikan penggunaan gedung SMPN 1 Sawit tidak akan mengganggu aktivitas sekolah tersebut. Gedung itu merupakan bangunan pengganti akibat proyek Tol Solo–Jogja, sementara gedung lama SMPN 1 Sawit hingga kini belum dibongkar. Kendati demikian pihaknya akan terus mendorong usulan revitalisasi dengan pertimbangan keselamatan.
“Dan sampai nanti SD Tegalmuncar terintervensi, bisa dari revit maupun perubahan, nanti masih menggunakan di SMP Sawit. Dan menggunakan gedung ini tidak mengganggu pembelajaran di SMP 1 Sawit,” lanjutnya.
Kuncoro menambahkan, pihaknya mengupayakan pengajuan ke kementrian, serta ke Bupati.
“Untuk anggaran revitalisasi, kami ajukan baik ke pusat maupun daerah. Mana yang lebih cepat terealisasi, itu yang akan kami gunakan,” katanya.
Diketahui Kegiatan pembelajaran di SDN Tegalmuncar, Desa Tlawong, Kecamatan Sawit, Boyolali terpaksa dipindahkan. Sebanyak 27 siswa SD Negeri Tegalmuncar kini menempati lantai 1 bangunan SMP Negeri 1 Sawit. Pemindahan dilakukan mulai Senin 26 Januari 2026.
Hal itu dikarenakan atap teras sekolah hampir roboh akibat hujan dan angin kencang. Pemindahan dipilih ke bangunan baru SMPN 1 Sawit karena lokasinya tak terlalu jauh. ( yull/**)
