PPKM Saja Tak Cukup Cegah Kenaikan Kasus Covid

Anggota TNI Polri agi bagi masker di pasar-pasar tradisional. (Yulianto/Fokusjateng.com)

FOKUSJATENG – BOYOLALI – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ternyata dinilai kurang efektif dalam menekan angka kenaikan kasus Covid-19 di Boyolali. Untuk itu tiga pilar Kabupaten Boyolali yang terdiri dari Polri,TNI dan Satpol PP terus berupaya dengan menggelar operasi yustisi sekaligus program pembagian masker di sejumlah pasar tradisional Kota Susu.

“Untuk hari ini 1.300 masker, dan rencananya 10 hari kedepan masih akan terus dibagikan masker dari jajaran TNI dan juga BPBD,” ujar Kapolres Boyolali AKBP Morry Ermond ketika ditemui di sela-sela kegiatan operasi yustisi di kawasan Pasar Sunggingan Boyolali pada Selasa ( 2/2/2021).

Selain operasi yustisi dan pembagian masker di Pasar Sunggingan, kegiatan juga menyasar sejumlah pasar tradisional lain yang ada di wilayah Boyolali. Selain membagikan masker, tim gabungan juga tidak lelah memberikan edukasi kepada masyarakat untuk menggunakan masker dengan benar. Karena masih banyak masyarakat yang menggunakan masker hanya dikalungkan di leher atau diturunkan sehingga hidung tidak tertutup dan masih memungkinkan untuk terjadi penularan Covid-19.

“Kegiatan ini dilaksanakan di pasar-pasar tradisional karena merupakan pusat perekonomian masyarakat yang sering menimbulkan kerumunan. Kami berharap agar masyarakat sehat dan untuk menekan kasus Covid-19 di Boyolali masyarakat harus tetap menerapkan protokol kesehatan 3M meski akan dilakukan vaksinasi secara bertahap kepada masyarakat,” ujar Morry.