Serka Supri, Anggota Satgas TMMD Kodim Sragen Bantu Warga Obati Penyakit Menahun

Serka Supri yang mahir memijat warga yang sedang sakit di lokasi TMMD, Kamis 25 Oktober 2018. (Huriyanto/Fokusjateng.com)

FOKUS JATENG-SRAGEN-TMMD Reguler ke-103 tahun 2018 yang telah seminggu lebih bergulir banyak mengisahkan keakraban, kedekatan dan gotongroyongan antara TNI dan warga Desa Sukorejo, Kecamatan Sambirejo, Sragen.

Apalagi sesuai dengan SOP dan perintah Dansatgas TMMD Letkol Kav. Luluk Setyanto M.PM yang juga menjabat sebagai Dandim 0725/Sragen memerintahkan agar seluruh anggota Satgas tinggal bersama warga di lokasi TMMD.

“Kami tempatkan anggota Satgas Tmmd di rumah-rumah warga sekitar dan sekitar ada 25 rumah warga yang dijadikan tempat istirahat anggota Satgas TMMD. Di mana tiap-tiap rumah akan diisi oleh 3 s.d 5 orang anggota satgas, dimaksudkan agar senantiasa bisa membaur dan lebih dekat dengan masyarakat yang merupakan Ibu kandung darpada TNI, sesuai Jati diri TNI dari rakyat oleh rakyat dan pada saatnya nanti akan kembali kepada rakyat,” terangnya Kamis 25 Oktober 2018.

Kebetulan Serka Supriyanto adalah salah satu anggota Satgas Tmmd yg kesehariannya berdinas sebagai Babinsa Koramil-03/Masaran Dim 0725/Srg ditempatkan di rumah Mujiyono (59) dan istrinya Samiyem (58). keakraban Serka Supriyanto bersama warga masyarakat sudah nampak sejak dia tinggal di rmh bp Mujiyono setelah dibukanya upacara pembukaan tanggal 15 Oktober yang lalu.

Singkat cerita dalam sebuah obrolan sambung rasa bersama keluarga Mujiyono, Serka Supriyanto mendengar sambatan (Keluh kesah) Samiyem isteri dari Mujiyono kalau dia punya anak perempuan bernama suratmi (35) punya penyakit menahun yang mana telah dilakukan upaya pengobatan kemana-mana, baik secara medis maupun spiritual, namun penyakitnya belum kunjung sembuh.

Terpanggil rasa kemanusiaannya dan kebetulan punya bakat turunan dari leluhurnya berupa ilmu penyembuhan spiritual Serka Supriyanti mncoba membantu menyembuhkan putri Samiyem. Layaknya seorang kyai/paranormal Serka Supri melafadkan ayat-ayat Allah kedalam botol air mineral yang berisi air dan mentransfer tenaga dalamnya melalui punggung belakang Suratmi, putri Samiyem.

“Setelah diobati 2 kali oleh Pak Tentara dari Satgas, alhamdulillah penyakit saya sudah mulai berangsur sembuh. Kini saya sudah bisa beraktivitas membantu orangtua di sawah” ujar Suratmi.

Dia merasa bersyukur karena berkat TMMD dia bisa bertemu dengan Serka Supriyanto yang lantaran Allah memberikan jalan kesembuhan dari derita penyakit menahunnya. Di mana dia sudah mencoba berobat selama 1 tahun, baik medis maupun nonmedis tapi penyakitnya tidak sembuh-sembuh.

Suratmi sangat senang dengan adanya TMMD di desanya karena keramahan dan kedekatan anggota Satgas TMMD kepada warga Sukorejo. Selain membantu pembangunan desanya bapak tni jg banyak membantu kesulitan warga yang lainnya.