Oleh: Alifabel Fausta Priyatama, mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum, UNISRI
Fokus Jateng,-SRAGEN,– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) melaksanakan program kerja individu berupa edukasi “Sekolah Ramah Tanpa Bullying” kepada siswa sekolah dasar di Desa Karungan, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari tindakan perundungan (bullying).
Kegiatan edukasi ditujukan kepada siswa kelas V dan VI sekolah dasar. Melalui kegiatan tersebut, siswa diberikan pemahaman mengenai pengertian bullying, bentuk-bentuk bullying, dampak yang dapat ditimbulkan, serta cara mencegah dan menghadapi tindakan bullying di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Materi disampaikan dengan metode yang interaktif dan disesuaikan dengan karakteristik siswa sekolah dasar. Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan permainan, ice breaking, serta kuis agar siswa dapat mengikuti kegiatan dengan lebih aktif dan mudah memahami pesan yang disampaikan.
Dalam kegiatan tersebut, siswa juga diajak untuk memahami pentingnya saling menghargai, menghormati perbedaan, menjaga perkataan dan tindakan terhadap teman, serta berani mengambil sikap ketika melihat atau mengalami tindakan bullying. Siswa diberikan pemahaman bahwa bercanda dengan teman tetap harus memperhatikan perasaan orang lain dan tidak boleh dilakukan apabila dapat menyakiti atau merendahkan.
Program “Sekolah Ramah Tanpa Bullying” diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa mengenai bahaya bullying sekaligus mendorong terciptanya hubungan pertemanan yang lebih positif di lingkungan sekolah. Edukasi ini juga menjadi salah satu upaya preventif untuk membangun budaya sekolah yang mengedepankan sikap saling menghormati, peduli, dan membantu satu sama lain.
Pelaksanaan program tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan KKN mahasiswa di Desa Karungan. Melalui program ini, mahasiswa berharap edukasi yang diberikan tidak hanya berhenti pada saat kegiatan berlangsung, tetapi dapat diterapkan oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari sehingga tercipta lingkungan sekolah yang lebih aman, nyaman, dan ramah bagi seluruh siswa. (ist/***)
