Stop Bullying! Mahasiswa KKN Edukasi Siswa SD N Pengkol 2 tentang Pentingnya Saling Menghargai

Oleh: Faqih Desbi Tri Nugroho, Mahasiswa KKN Universitas Slamet Riyadi Surakarta 

Fokus Jateng-Sragen,— Upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman terus dilakukan melalui kegiatan edukasi anti-bullying. Mahasiswa KKN melaksanakan kegiatan Edukasi Anti-Bullying bagi siswa kelas 3, 4, 5, dan 6 di SD Negeri Pengkol 2, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen, pada Kamis 30 Juli 2026. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Faqih Desbi Tri Nugroho ini bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa mengenai bahaya bullying serta pentingnya membangun hubungan pertemanan yang sehat.

Kegiatan diawali dengan pengenalan mengenai pengertian bullying dan berbagai bentuk perundungan yang dapat terjadi di lingkungan sekolah. Siswa diperkenalkan pada bullying secara fisik, verbal, sosial, hingga tindakan perundungan yang dilakukan melalui media digital. Penyampaian materi dikemas secara sederhana dan interaktif agar sesuai dengan usia serta karakteristik siswa sekolah dasar.

Selain mengenali bentuk-bentuk bullying, siswa juga diberikan pemahaman mengenai dampak yang dapat dirasakan oleh korban, seperti rasa takut, sedih, tidak percaya diri, hingga enggan datang ke sekolah. Sementara itu, siswa juga diajak memahami bahwa tindakan yang dianggap sebagai candaan belum tentu menyenangkan bagi orang lain apabila dilakukan secara berlebihan atau menimbulkan rasa sakit dan tertekan.

 

Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Siswa aktif mengikuti sesi tanya jawab dan memberikan tanggapan berdasarkan pengalaman maupun situasi yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Melalui diskusi tersebut, siswa diajak untuk lebih peka terhadap perasaan teman dan memahami langkah yang dapat dilakukan ketika mengalami atau menyaksikan bullying.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang positif di Desa Pengkol. Edukasi anti-bullying diharapkan dapat menumbuhkan nilai empati, toleransi, kepedulian, persahabatan, dan saling menghargai di antara siswa.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan seluruh siswa SD Negeri Pengkol 2 dapat menjadi bagian dari perubahan dengan menerapkan prinsip “berani berkata tidak pada bullying dan berani menjadi teman yang peduli.” Dengan demikian, sekolah dapat menjadi ruang belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi setiap anak. (ist/***)