Cegah Bullying Sejak Dini, Mahasiswa KKN UNISRI Gelar Sosialisasi di SD Desa Sunggingan

Oleh: Esa Jatra Merchigo, Mahasiswa Program Studi ilmu komunikasi UNISRI

Fokus Jateng-SRAGEN – Maraknya perilaku mengejek, mengucilkan, hingga tindakan menyakiti teman di lingkungan sekolah menjadi perhatian mahasiswa KKN PPM Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta. Sebagai upaya pencegahan sejak dini, mahasiswa KKN melaksanakan kegiatan sosialisasi mengenai bullying kepada siswa kelas 1 SD di Desa Sunggingan, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen.

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pengertian bullying, contoh perilaku bullying, serta dampak yang dapat ditimbulkan terhadap korban. Materi disampaikan menggunakan bahasa sederhana dan pendekatan yang interaktif agar mudah dipahami oleh siswa kelas 1 sekolah dasar.

Melalui kegiatan tersebut, siswa diajak untuk mengenali berbagai bentuk perilaku yang dapat menyakiti teman, seperti mengejek, memukul, mendorong, mengucilkan, maupun memberikan julukan yang tidak disukai. Selain itu, mahasiswa juga menanamkan pentingnya sikap saling menghargai, menyayangi, membantu, dan berteman tanpa membeda-bedakan.

Pendekatan komunikasi yang interaktif digunakan agar siswa tidak hanya menerima materi, tetapi juga dapat berpartisipasi melalui tanya jawab dan contoh situasi sederhana yang dekat dengan kehidupan mereka sehari-hari. Siswa diberikan pemahaman bahwa menjadi teman yang baik berarti mampu menjaga perkataan dan tindakan agar tidak menyakiti orang lain.

Pelaksanaan sosialisasi mendapat respons positif dari pihak sekolah dan siswa. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap dapat meningkatkan kesadaran anak sejak dini mengenai bahaya bullying serta mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh siswa.

Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN UNISRI dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya dalam membangun karakter anak yang mampu berkomunikasi dengan baik, saling menghargai, serta berani berkata “Stop Bullying”. (ist/***)