Mahasiswa Unisri Gelar Sosialisasi Pengelolaan Pemisahan Keuangan Usaha dan Pribadi pada UMKM di Desa Gabugan

 

Oleh :Aulian Nisak Fatdilah-Mahasiswa Program Studi Akuntansi, UNISRI Surakarta 

Fokus Jateng – SRAGEN – Ibu-ibu PKK Desa Gabugan mengikuti kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Pemisahan Keuangan Usaha dan Pribadi bagi UMKM yang diselenggarakan pada Jumat, 21 Agustus 2026. Acara ini bertujuan untuk mendorong para pelaku UMKM di desa agar lebih disiplin dan tertib dalam mengelola keuangan usahanya.

Persoalan yang kerap dihadapi pelaku UMKM selama ini adalah tercampurnya dana usaha dengan kebutuhan pribadi, yang mengakibatkan sulitnya mengetahui secara akurat besaran keuntungan maupun kerugian yang sebenarnya diperoleh. Menyikapi hal tersebut, kegiatan ini mengajak para peserta untuk memahami langkah-langkah sederhana namun efektif dalam memisahkan keuangan usaha dari keuangan pribadi.

Dalam pelaksanaannya, peserta memperoleh pemaparan tentang beberapa hal penting, di antaranya urgensi pencatatan keuangan usaha, tata cara membuka serta memanfaatkan rekening khusus usaha, teknik menyusun anggaran secara sederhana, sampai dengan manfaat jangka panjang yang bisa diperoleh dari kebiasaan pengelolaan keuangan yang tertata rapi. Penyampaian materi dilakukan dengan bahasa sederhana yang mudah dicerna, sehingga peserta dapat segera mempraktikkannya dalam usaha masing-masing.

Antusiasme tinggi terlihat dari ibu-ibu PKK Desa Gabugan sepanjang kegiatan berlangsung. Tidak hanya menyimak pemaparan, para peserta juga aktif mengajukan pertanyaan dan berbagi pengalaman terkait kesulitan yang mereka hadapi dalam mengelola keuangan usaha, termasuk kebiasaan menggunakan modal usaha untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan para pelaku UMKM Desa Gabugan dapat semakin menyadari pentingnya memisahkan keuangan usaha dari keuangan pribadi, sehingga kondisi finansial usaha dapat dipantau dengan lebih baik dan usaha yang dijalankan mampu tumbuh secara sehat. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi titik awal bagi program pendampingan lanjutan yang lebih aplikatif, guna membekali pelaku UMKM agar mampu mengelola keuangan usahanya secara mandiri.

Sosialisasi ini merupakan salah satu wujud dukungan dalam upaya penguatan UMKM lokal, khususnya untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas pelaku usaha dalam mengelola keuangan. (ist/***)