Fokus Jateng-BOYOLALI -Jari tangan seorang siswi SMP Negeri 2 Boyolali terjepit pelat lubang kancing pintu kelas. Tim Damkar pun turun tangan untuk melepas pelat lubang kunci yang menjepit jari siswi tersebut.
Kabid Damkar Satpol PP Boyolali Supriyono mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Rabu 7 Oktober pagi. Berdasarkan keterangan pihak sekolah awalnya siswa tersebut sedang iseng memasukkan jarinya ke dalam lubang kancing pintu namun susah untuk dilepas.
“Jadi, ada salah satu guru mau mengajar di kelas VIIIC, lalu mendapat laporan ada seorang siswi yang jarinya masuk ke lubang kancing pintu. Pihak sekolah coba buat ngelepasin dengan berbagai macam cara tapi gagal,” kata Supriyono Kamis 8 Oktober 2026.
Pihak sekolah yang khawatir akhirnya meminta pertolongan petugas Damkar untuk melepaskan jari bocah tersebut dari lubang kancing pintu. Mendapat laporan itu, timnya langsung bergegas menuju lokasi kejadian.
Dengan perlahan, petugas berupaya melepaskan pelat lubang kancing kunci menggunakan gerinda mini. Sekitar 20 menit, jari tangan siswi perempuan itu berhasil dilepaskan dengan kondisi aman dan tidak terluka.
“Penanganan setengah jam dengan cara mengerinda pelat lubang kunci,” tuturnya.
Dijelaskan tugas Damkar Boyolali bukan hanya memadamkan api, tetapi juga melakukan berbagai evakuasi, seperti membantu mengeluarkan tangan yang tersangkut, mengevakuasi kucing, dan sebagainya.
“Hal tersebut dilakukan secara gratis, jadi silakan saja semisal tidak bisa menangani, bisa menelepon Damkar Boyolali,” pungkasnya. ( yull/***)
