Oleh: Mahasiswa KKN 53 Universitas Slamet Riyadi Surakarta
Fokus Jateng- SRAGEN -Setiap perjalanan memiliki cerita yang layak untuk dikenang. Begitu pula dengan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang bukan hanya menjadi bagian dari perjalanan akademik mahasiswa, tetapi juga menjadi ruang untuk belajar, berinteraksi, dan tumbuh bersama masyarakat. Selama berada di Desa Karungan, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen, mahasiswa KKN 53 Universitas Slamet Riyadi Surakarta menjalani berbagai rangkaian kegiatan yang menghadirkan pengalaman, tantangan, kebersamaan, serta banyak cerita yang tidak dapat diulang dengan cara yang sama. Dari perjalanan tersebut, lahirlah sebuah karya dokumentasi berupa After Movie KKN 53.
After Movie KKN 53 hadir sebagai media untuk mengabadikan perjalanan mahasiswa selama melaksanakan kegiatan KKN di Desa Karungan. Video ini tidak hanya menampilkan rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan, tetapi juga merekam suasana, interaksi, kebersamaan, dan berbagai momen sederhana yang menjadi bagian dari kehidupan selama menjalankan pengabdian di tengah masyarakat. Setiap potongan gambar menjadi bagian dari cerita yang menggambarkan perjalanan KKN dari awal hingga akhir.
Kegiatan KKN pada dasarnya memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan dalam kehidupan masyarakat. Namun, proses tersebut tidak hanya berlangsung dalam bentuk pelaksanaan program kerja. Di luar kegiatan yang telah direncanakan, mahasiswa juga memperoleh pengalaman melalui komunikasi dengan warga, mengikuti kegiatan masyarakat, mengenal kehidupan desa, serta belajar beradaptasi dengan lingkungan yang baru. Berbagai pengalaman tersebut menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan KKN 53 di Desa Karungan.
Melalui After Movie, berbagai kegiatan yang sebelumnya hanya berlangsung dalam hitungan jam atau hari dapat diabadikan menjadi sebuah dokumentasi yang dapat dikenang dalam jangka waktu yang lebih panjang. Program kerja, kegiatan bersama masyarakat, persiapan acara, kebersamaan antaranggota kelompok, hingga momen-momen spontan selama pelaksanaan KKN menjadi rangkaian visual yang menggambarkan dinamika kehidupan mahasiswa selama berada di Desa Karungan.
Lebih dari sekadar dokumentasi, After Movie juga menjadi bentuk refleksi terhadap proses yang telah dilalui. Setiap kegiatan yang dilakukan membawa pengalaman dan pembelajaran tersendiri bagi mahasiswa. Ada proses berkoordinasi, menyusun kegiatan, menghadapi kendala, mencari solusi, serta membangun komunikasi dengan masyarakat. Dari proses tersebut, mahasiswa tidak hanya belajar mengenai pelaksanaan program kerja, tetapi juga belajar mengenai kerja sama, tanggung jawab, kepedulian, dan pentingnya membangun hubungan yang baik dengan masyarakat.
Kebersamaan menjadi salah satu bagian penting yang tergambar dalam perjalanan KKN 53. Tinggal dan menjalankan kegiatan bersama dalam waktu tertentu membuat mahasiswa memiliki banyak kesempatan untuk saling mengenal, bekerja sama, dan menghadapi berbagai situasi sebagai sebuah kelompok. Perbedaan karakter dan cara berpikir menjadi bagian dari proses yang pada akhirnya membentuk pengalaman bersama. Momen-momen sederhana seperti makan bersama, mempersiapkan kegiatan, berdiskusi, bercanda, hingga menyelesaikan berbagai persoalan menjadi kenangan yang memiliki makna tersendiri.
Di sisi lain, interaksi dengan masyarakat Desa Karungan memberikan pengalaman yang tidak kalah berharga. Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat membuka ruang untuk saling berbagi pengetahuan dan pengalaman. Masyarakat menjadi bagian penting dalam keberlangsungan berbagai kegiatan KKN, sementara mahasiswa memperoleh kesempatan untuk memahami secara lebih dekat kehidupan dan potensi yang ada di lingkungan desa. Hubungan yang terjalin selama pelaksanaan KKN menjadi salah satu hal yang membuat perjalanan tersebut memiliki arti lebih dari sekadar kewajiban akademik.
After Movie KKN 53 kemudian menjadi sebuah ruang untuk menyatukan berbagai cerita tersebut dalam satu karya. Video ini memperlihatkan bahwa perjalanan KKN tidak hanya terdiri atas program kerja yang tercantum dalam rencana kegiatan, tetapi juga terdiri atas manusia, hubungan, proses, dan kenangan yang terbentuk di sepanjang perjalanan. Setiap gambar yang direkam menjadi bagian kecil dari cerita besar mengenai pengalaman mahasiswa selama mengabdi dan belajar bersama masyarakat Desa Karungan.
Bagi masyarakat, dokumentasi tersebut dapat menjadi arsip sederhana mengenai kegiatan mahasiswa KKN yang pernah hadir dan berkontribusi di Desa Karungan. Sementara bagi mahasiswa KKN 53, After Movie menjadi pengingat bahwa suatu masa yang telah selesai tetap dapat meninggalkan jejak. Ketika waktu terus berjalan dan mahasiswa kembali pada aktivitas masing-masing, dokumentasi tersebut menjadi media untuk kembali melihat perjalanan yang pernah dilalui bersama.
Pada akhirnya, After Movie KKN 53 bukan hanya tentang sebuah video yang dibuat sebagai penutup kegiatan. Lebih dari itu, karya tersebut menjadi bentuk penghargaan terhadap seluruh proses yang telah dijalani selama berada di Desa Karungan, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen. Di dalamnya terdapat cerita tentang pengabdian, kerja sama, pembelajaran, kebersamaan, serta pertemuan antara mahasiswa dan masyarakat yang menghasilkan pengalaman berharga.
KKN mungkin memiliki waktu pelaksanaan yang terbatas, tetapi cerita dan pengalaman yang tercipta di dalamnya dapat bertahan jauh lebih lama. Melalui After Movie KKN 53, setiap langkah, tawa, perjuangan, dan kebersamaan di Desa Karungan diabadikan menjadi sebuah kenangan. Sebuah perjalanan yang berawal dari kedatangan mahasiswa ke desa, tumbuh melalui berbagai proses bersama masyarakat, dan akhirnya meninggalkan cerita yang akan selalu menjadi bagian dari perjalanan KKN 53.(ist/***)
