Fokus Jateng-BOYOLALI -Komplotan emak-emak diduga mencuri sejumlah perhiasan emas di Toko Emas Srikandi, Komplek Pasar Sunggingan, Kecamatan Boyolali. Aksi para pelaku terekam kamera pengawas atau CCTV. Dalam rekaman tersebut, tiga perempuan terlihat datang mengenakan hijab layaknya orang hendak membeli perhiasan.
Pelaku utama tampak mengenakan hijab merah marun, kacamata hitam, dan baju motif batik, terlihat memilih perhiasan di etalase.
Sementara rekannya yang berhijab hitam dan berbaju putih motif biru bertugas mengalihkan perhatian karyawati bersama anak yang dibawanya.
“Awalnya pelaku minta dikeluarkan sedikit-sedikit. Kemudian dua perhiasan dikembalikan untuk disimpan dengan alasan akan kembali lagi untuk mengambilnya,” ungkap Karyawati toko, Heni Putri Rahmadani (20), Jumat 16 Oktober 2026.
Saat situasi pelayanan diduga lengah, pelaku utama diam-diam mengoper perhiasan yang masih ada di luar etalase kepada rekannya di sebelah.
Gelang tersebut kemudian dipakai dan langsung dibawa kabur. Awalnya, Heni dan penjaga toko lainnya tidak menaruh curiga karena pelaku meyakinkan mereka akan segera kembali.
Heni mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Kamis 15 Oktober siang sekira pukul 14.30 WIB. Saat kedua perempuan datang, pihak toko tidak menaruh kecurigaan karena mereka terlihat seperti calon pembeli pada umumnya.
Namun, saat toko melakukan rekapitulasi laporan stok harian pada sore hari. Diketahui ada selisih barang, pihak toko langsung memeriksa rekaman CCTV dan mendapati satu gelang kolong telah dicuri oleh komplotan tersebut.
“Sebuah gelang kolong seberat 8-10 gram, dengan nilai kerugian ditaksir mencapai Rp16,8 juta hingga Rp18 juta,” katanya.
Kasus ini telah resmi dilaporkan ke pihak kepolisian dengan barang bukti berupa rekaman CCTV yang menyorot jelas wajah dan ciri-ciri pelaku.
Kanit Reskrim Polsek Boyolali Kota, Ipda Budiarto membenarkan kasus tersebut. Pihaknya juga telah melakukan olah TKP di toko emas yang disatroni pelaku. Identitas kedua perempuan dan seorang anak yang terekam CCTV juga masih dalam penyelidikan
“Masih dalam penyelidikan, anggota juga sudah datang ke TKP,” pungkasnya. (yull/***).
