Mahasiswa KKN Unisri Dampingi UMKM Desa Dukuh melalui Inovasi Packaging dan Digitalisasi Pemasaran

Oleh : Della Ayu Melannie

Mahasiswa Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen Universitas Slamet Riyadi Surakarta.

Fokus Jateng-SRAGEN – Mahasiswa KKN PPM Universitas Slamet Riyadi Surakarta melaksanakan program pendampingan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Dukuh, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen. Kegiatan tersebut berfokus pada inovasi packaging, penguatan identitas visual, serta digitalisasi media pemasaran sebagai bagian dari upaya mendukung pengembangan tampilan dan komunikasi produk UMKM.

Program pendampingan yang dilaksanakan oleh Della Ayu Melannie, mahasiswa Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen Universitas Slamet Riyadi Surakarta, mengangkat tema “Inovasi Packaging, Identitas Visual, dan Digitalisasi Media Pemasaran Produk UMKM sebagai Upaya Meningkatkan Daya Tarik dan Nilai Jual Produk di Desa Dukuh, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen.” Tema tersebut diwujudkan melalui pendampingan yang diarahkan pada kebutuhan praktis masing-masing mitra usaha.

Pendampingan dilakukan kepada dua UMKM yang menjadi mitra kegiatan, yaitu Dapur Mama Afzam yang bergerak di bidang bakery serta usaha keripik tempe benguk milik Bapak Jaidin. Berdasarkan hasil observasi dan identifikasi kebutuhan, kedua UMKM memiliki potensi produk yang dapat dikembangkan, terutama dari sisi identitas usaha, tampilan kemasan, serta media penyampaian informasi produk kepada konsumen.

Pada Dapur Mama Afzam, kegiatan pendampingan mencakup pengembangan identitas visual dan stiker produk, inovasi packaging berupa alternatif paper box dengan bagian transparan, penyusunan menu dan price list fisik, serta pembuatan menu dan price list digital. Pengembangan tersebut tidak hanya memperhatikan tampilan, tetapi juga kemudahan penggunaan dalam menyampaikan informasi produk kepada konsumen.

Alternatif paper box dengan bagian transparan menjadi salah satu luaran pendampingan pada Dapur Mama Afzam. Konsep tersebut memberikan pilihan kemasan yang dapat digunakan untuk menampilkan produk secara lebih jelas, sekaligus dilengkapi identitas visual melalui stiker produk. Dengan adanya identitas yang lebih konsisten, kemasan dapat berfungsi tidak hanya sebagai pembungkus, tetapi juga sebagai bagian dari pengenalan usaha.

Selain pembaruan kemasan, menu dan price list disusun dalam dua bentuk, yaitu fisik dan digital. Versi fisik dapat digunakan sebagai media informasi langsung, sedangkan versi digital disiapkan dalam format yang dapat ditampilkan melalui telepon seluler dan dibagikan kepada calon konsumen. Digitalisasi tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam pendampingan karena membantu menyederhanakan penyampaian informasi mengenai produk dan harga.

Sementara itu, pada usaha keripik tempe benguk milik Bapak Jaidin, program difokuskan pada pembuatan identitas visual dan stiker kemasan. Stiker tersebut digunakan sebagai penanda produk sekaligus media branding agar identitas produk dapat diterapkan secara lebih konsisten pada kemasan. Pendampingan ini menempatkan identitas visual sebagai bagian dari upaya memperkuat pengenalan produk.

Program pendampingan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, mulai dari observasi dan identifikasi kebutuhan, perancangan identitas visual, pengembangan packaging, pembuatan menu dan price list, implementasi hasil desain, hingga evaluasi dan pendampingan. Tahapan tersebut disusun agar luaran yang dihasilkan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing UMKM dan dapat digunakan secara praktis setelah kegiatan KKN selesai.

Dari rangkaian kegiatan tersebut, dihasilkan beberapa luaran, antara lain logo atau identitas visual, stiker produk, alternatif packaging baru, menu dan price list fisik, serta digital menu dan price list. Seluruh luaran tersebut diarahkan untuk mendukung penyampaian informasi produk sekaligus menunjang aktivitas pemasaran yang dilakukan oleh pelaku UMKM.

Melalui kegiatan ini, pendampingan UMKM tidak hanya diarahkan pada pembaruan tampilan produk, tetapi juga pada penguatan identitas usaha dan kemudahan komunikasi pemasaran. Pengembangan packaging, branding, serta pemanfaatan media digital menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN PPM Universitas Slamet Riyadi Surakarta dalam memberikan luaran yang praktis dan dapat dimanfaatkan oleh mitra.

Dengan adanya hasil pendampingan berupa identitas visual, kemasan, serta media informasi produk dalam bentuk fisik dan digital, mitra memiliki sejumlah materi yang dapat digunakan dalam aktivitas usaha. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam mendampingi UMKM di Desa Dukuh melalui penerapan pengetahuan manajemen dan pemasaran yang disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.