Gas Pol! KONI Karanganyar Siapkan 254 Atlet dan Anggaran Rp4,5 Miliar Demi Target 15 Emas di Porprov Jateng 2026

FOKUSJATENG.COM, KARANGANYAR – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Karanganyar mulai memanaskan mesin menjelang perhelatan akbar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026. Mengambil momentum bulan suci Ramadan, KONI menggelar rapat koordinasi intensif untuk mematangkan strategi kemenangan.

Langkah awal yang diambil adalah menetapkan jadwal Training Center (TC) atau pemusatan latihan yang akan digulirkan mulai April mendatang. Tidak main-main, fokus utama dalam TC kali ini adalah penguatan fisik atlet secara total.

“Kita akan maksimalkan persiapan ini dengan pelatihan fisik intensif. Kami juga menyediakan fasilitas fitness dan fisioterapi bagi seluruh atlet agar kondisi mereka benar-benar prima saat bertanding nanti,” ujar Ketua KONI Karanganyar di sela-sela rapat koordinasi bersama pengurus cabor dan pelatih.

Lonjakan Kekuatan Atlet: 48 Cabor Siap Bertarung

Tahun ini, Bumi Intanpari menunjukkan taringnya dengan peningkatan jumlah atlet yang lolos kualifikasi. Tercatat sebanyak 254 atlet dan 63 pelatih (total 317 personil) dari 48 cabang olahraga (cabor) siap berangkat membela nama daerah.

KONI Karanganyar mematok target realistis namun ambisius, yakni minimal memboyong 15 medali emas. Cabor angkat berat dan binaraga masih menjadi tumpuan utama yang diharapkan menjadi lumbung emas bagi kontingen Karanganyar.

Anggaran Rp4,5 Miliar: TC Desentralisasi Jadi Kunci

Untuk mendukung ambisi besar tersebut, anggaran sebesar Rp4,5 miliar telah diketuk. Menariknya, KONI memilih strategi desentralisasi dalam pelaksanaan TC agar lebih efektif.

  • Rp2 Miliar: Dialokasikan khusus untuk pelaksanaan TC di masing-masing cabor.

  • Rp1,5 Miliar: Disiapkan untuk kebutuhan persiapan teknis menuju hari H pertandingan.

“TC tidak akan dipusatkan di satu lokasi. Kami serahkan ke masing-masing cabor agar pemantauan atlet lebih spesifik dan efektif,” tambah Ketua KONI.

Tantangan Bonus Atlet dan Solusi Anggaran

Di tengah persiapan teknis yang matang, muncul isu terkait ketersediaan anggaran untuk bonus (reward) bagi atlet peraih medali. Hal ini menyusul adanya pengurangan anggaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) di tingkat daerah.

Namun, para atlet tidak perlu berkecil hati. KONI Karanganyar memastikan akan memperjuangkan hak para pahlawan olahraga tersebut melalui jalur koordinasi dengan pimpinan daerah.

“Saat ini anggaran Rp4,5 miliar difokuskan sepenuhnya untuk persiapan TC dan pelaksanaan. Terkait bonus, kami akan berkoordinasi khusus dengan Bapak Bupati Karanganyar saat proses perubahan anggaran nanti,” tegasnya optimis.

Dengan persiapan yang dilakukan sejak dini dan dukungan fasilitas medis yang memadai, KONI Karanganyar yakin para atlet mampu mencapai performa puncak dan mengharumkan nama kabupaten di kancah Provinsi Jawa Tengah. ( bre )