Mobil Satpol PP Boyolali teronggok di Simpang Lima, ini sebabnya 

Fokus Jateng-BOYOLALI- Satu unit mobil Patroli Satpol PP Boyolali, bikin warga kawasan kawasan simpang siaga atau simpang lima bertanya – tanya.

Masalahnya, sudah lebih dari satu pekan lebih mobil ini teronggok dipinggir jalan. Lokasinya tepat disisi barat monumen bola dunia.

Sejumlah warga berharap mobil itu segera dipindahkan karena mengganggu arus lalulintas saat jam sibuk.

“Mohon dipindahkan, karena mengganggu pandangan bagi pengendara dari SPBU Kridanggo yang akan ke jalan Merapi,” kata salah satu pengemudi.

Sementara, Kepala Satpol PP Boyolali, Utatik, mengatakan bahwa mobil patroli Satpol PP itu memang sengaja ditempatkan di lokasi itu. Tujuannya untuk penertiban pedagang kaki lima (PKL). Karena kawasan Simpang Siaga itu kini menjadi daerah larangan bagi PKL berjualan.

“Begini, kita kan mengadakan penertiban terkait dengan pedagang (PKL) yang ada di Simpang Siaga, itu kan larangan. Lha kebetulan pas kemarin bangun itu kan larangannya belum dipasang, terus karena kita itu menertibkan itu jalan larangan (PKL berjualan), biar nanti lalulintasnya lancar, mobil Satpol kita pasang disitu,” ujar Kepala Satpol PP Boyolali, Utatik, pada Senin 23 Februari 2026.

Dia menyampaikan, dalam penertiban PKL dilakukan secara humanis. Untuk pedagang tiban yang berjualan di bulan Ramadan, dialihkan ke sepanjang jalan Merbabu. Mulai dari rumah Dinas Wakil Bupati ke arah timur disisi utara.

Kemudian untuk pedagang lama di Simpang Siaga dialihkan ke Jalan Merdeka Timur, komplek kantor terpadu Pemkab Boyolali. Mereka tidak boleh jualan di bundaran Simpang Siaga yang baru saja selesai direvitalisasi itu.

“Mobil patroli tersebut diparkir di Simpang Siaga sudah sejak sekitar 6 hari lalu. Mobil itu juga rutin disambangi petugas Satpol PP. Setelah selesai, nanti akan ditarik lagi ke Satpol PP,” ujarnya. ( yull/**)