Oleng Ditikungan Truk muatan triplek terguling di Jalur Lingkar Selatan Boyolali

Fokus Jateng-BOYOLALI,-Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalur lingkar selatan (JLS) Boyolali. Truk muatan triplek terguling di bahu jalan. Penyebab kejadian diduga sopir truk kurang menguasai medan saat berada di tikungan jalan. Rabu 21 Januari 2026 pagi.

Posisi truk bernomor polisi (Nopol) AD 0311 OA berada di ruas jalan Solo- Semarang. Badan truk yang terguling menutup setengah akses jalur di jalan Perintis Kemerdekaan Badan truk terguling di sisi timur jalan.

Untuk proses evakuasi, satu unit kendaraan derek Satlantas Polres Boyolali dikerahkan untuk menarik truk agar kembali berdiri. Sementara material triplek yang tumpah, masih menunggu unit forklif untuk dievakuasi.

Sopir truk, Marno (42) mengungkapkan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 04.30, saat itu ia hendak mengirimkan 25 ton lembaran triplek menuju ke Cepogo. Truk mulanya berangkat dari Serang, Banten.

“Jalannya miring. Tidak ngantuk, tadi habis tidur dulu sebelum ini (kejadian terguling), di terminal lama,” jelas Marno, disela evakuasi truk.

Dia mengaku sudah beberapa kali melewati jalur lingkar Selatan, namun baru sekali mengirim barang ke Cepogo. Akibat kejadian tersebut sempat membuat sedikit kemacetan dari arah Solo-Semarang. Untuk mengurai penumpukan, polisi melakukan rekayasa arus, dengan mengalihkan kendaraan melewati jalur lama tikungan JLS.

Sejumlah anggota Satlantas tiba di lokasi begegas melakukan evakuasi truk sekaligus mengatur arus lalu lintas agar tetap lancar.

Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Boyolali, Iptu Bambang Nova, membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut. Menurutnya muatan truk masih dalam batas ambang normal. Namun, kondisi cuaca dan medan diduga menjadi faktor penyebab kecelakaan.

“Saat kejadian kondisi gerimis, jalan gelap, dan kontur jalan sedikit menikung serta miring. Pengemudi diduga kurang menguasai medan, ditambah penerangan yang kurang memadai,” katanya. ( yull/**)