DPRD Karanganyar Bakal Panggil Pansel Direksi PUDAM Tirta Lawu, Apa yang ditanyakan ? 

FOKUSJATENG.COM, KARANGANYAR – Proses pengisian jabatan Direksi PUDAM Tirta Lawu Kabupaten Karanganyar mendapat sorotan tajam dari jajaran legislatif. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karanganyar menjadwalkan pemanggilan terhadap Tim Panitia Seleksi (Pansel) untuk memberikan klarifikasi terkait mekanisme dan transparansi tahapan pendaftaran.

Ketua DPRD Karanganyar, Bagus Selo, menegaskan bahwa pihaknya melalui Komisi B akan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Tim Pansel pada Jumat, 23 Januari 2026. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan dan menghasilkan figur yang berkompeten.

“Kami akan melaksanakan rapat dengar pendapat dengan tim Pansel. Kami ingin melihat mekanismenya, apakah semua tahapan sudah sesuai persyaratan atau tidak,” ujar Bagus Selo saat ditemui di gedung dewan.

Soroti Perubahan Jadwal Pendaftaran

Salah satu poin krusial yang akan dipertanyakan adalah adanya ketidaksinkronan jadwal pendaftaran yang tercantum di laman resmi pemerintah daerah. Berdasarkan informasi, jadwal semula yang tertera adalah tanggal 19 hingga 21 Januari, namun muncul revisi mendadak yang memajukan pembukaan pendaftaran menjadi tanggal 15 Januari tanpa pengumuman yang jelas di web.

“Nanti dalam rapat kerja itu akan kami pertanyakan (revisi jadwal mendadak). Kami akan pantau dan awasi terus supaya prosesnya lebih transparan, profesional, dan akuntabel,” tambah Bagus.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Komisi B DPRD Karanganyar, Latri Sulistyowati, membenarkan rencana pemanggilan tersebut untuk mendalami prosedur yang dijalankan Pansel. Ia menekankan pentingnya kriteria calon direksi, di antaranya memiliki pengalaman minimal 10 tahun bagi unsur internal dan 15 tahun di tingkat manajer bagi pendaftar dari luar.


Harapan Masyarakat: Lanjutkan Tren Positif

Di sisi lain, proses seleksi ini juga menuai harapan dari masyarakat. Tono, salah seorang warga Karanganyar, berharap agar Pansel mampu menghasilkan jajaran direksi yang benar-benar kapabel.

Menurut Tono, kepemimpinan PUDAM sebelumnya sudah sangat baik dalam menyehatkan manajemen perusahaan. Ia berharap direksi yang baru nanti dapat:

  • Melanjutkan capaian positif manajemen sebelumnya.

  • Mengutamakan pelayanan publik sebagai prioritas utama.

  • Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) setelah fungsi pelayanan prima terpenuhi.

“Kami ingin direksi yang dihasilkan Pansel adalah orang-orang yang mampu menjaga ritme kerja yang sudah bagus dan tetap menempatkan pelayanan kepada masyarakat di atas segalanya,” ungkap Tono. ( bre )