Fokus Jateng-BOYOLALI,-;Dalam sehari, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol-PP Kabupaten Boyolali pmengevakuasi tiga ekor ular berukuran besar dari laporan warga.
Di Desa Tegalrejo, Kecamatan Sawit, hewan melata jenis piton ini bersembunyi kandang ayam. Sedangkan di Desa Tanjung ular diamankan dari saluran air rumah warga, kemudian di Karanggede, ular piton sempat memangsa seekor ayam milik warga.
Kabid Damkar Satpol PP Boyolali, Supriyono menyampaikan pihaknya menerima laporan terkait adanya ular piton di dalam kandang ayam milik warga di Dukuh Mutih Rt 04/04, Desa Tegalrejo, Kecamatan Sawit pada Jumat 9 Januari 2026 sekitar pukul 12.30 WIB.
’’Kami langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi,’’ ungkapnya, Jumat.
Ia mengungkapkan kejadian bermula, saat pemilik rumah mendengar suara ayam di kandang pada Jumat siang tadi. Karena curiga, pemilik rumah langsung mendatangi sumber suara. Namun, ia dikagetkan adanya seekor ular.
“Ibu Kuntarti ( pemilik rumah) langsung nelpon petugas Damkar Boyolali,” katanya.
Dijelaskan saat petugas datang ular besar itu sudah bersembunyi ditumpukkan kayu
proses evakuasi berjalan lancar. Setelah kurang lebih 30 menit ular piton sepanjang 2 meter berhasil diamankan petugas.
Pada hari yang sama, sekitar pukul 11.00 Damkar Boyolali juga mengevakuasi ular piton di Desa Tanjung. Ular piton itu diamankan dari gorong-gorong pembuangan air milik Isamanto.
Saat itu istri Ismanto berjalan ke kandang akan memberi makan kambing. Mendadak ia melihat seekor ular piton yang kepalanya sudah masuk ke gorong gorong pembuangan air, namun masih kelihatan badan sampai ke ekor ular.
“Setelah itu pak Ismanto dapat telfon dari istrinya lalu menghubungi petugas Damkar Pos Klego,” katanya.
Pada pagi harinya, Damkar Boyolali juga menerima laporan adanya ular piton dari warga Desa Pengkol Kecamatan Karanggede.
Menurut Supriyono, sekitar pukul 05.30, Sartono warga Desa Pengkol RT /04, berniat menjual ayam miliknya. Ketika hendak melihat ayam yang ada di kandang ayam belakang rumahnya. Namun ia melihat seekor ular besar diduga jenis piton berada di dalam kandang ayam itu. Merasa takut, lalu menghubungi pos Damkar Klego.
Tak lama kemudian, dengan mempersiapkan sejumlah alat penangkapan, personel damkar sigap berupaya menangkap ular tersebut.
Setelah mudah dijangkau, ular langsung dievakuasi. Diduga ular telah memangsa seekor ayam peliharaan milik Sartono.
Supriyono mengimbau agar masyarakat tak menangkap ular dengan tangan kosong. Terutama ular yang tak diketahui jenisnya. Hal itu berpotensi ular memiliki bisa mematikan.
“Segera menghubungi damkar secepatnya, jika menemukan hewan berbisa di kawasan permukiman agar memperoleh penanganan,” pungkasnya. (yull/**)
