Fokus Jateng -SURAKARTA- Institut Islam Mamba’ul ‘Ulum Surakarta melalui Senat Mahasiswa (SEMA) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) telah menyelenggarakan Kongres Mahasiswa sebagai forum tertinggi qamahasiswa. Agenda besar ini dihadiri oleh seluruh perwakilan organisasi mahasiswa, Rektor, Wakil Rektor bidang kemahasiswaan dan Unit Kemahasiswaan, serta sivitas akademika yang turut memberikan dukungan. Kongres dilaksanakan di Gedung Dakwah Ir. H. M. Sanusi Tawangmangu Karanganyar dari tanggal 22-24 September 2025.
Kongres ini membahas beberapa hal penting, antara lain:
1. Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) SEMA KM-IIM dan BEM KM-IIM Periode 2024–2025 disampaikan oleh Ketua Umum SEMA KM-IIM dan Presiden BEM KM-IIM di hadapan peserta kongres, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan evaluasi.
2. Pembahasan dan Pengesahan AD/ART – sebagai dasar hukum organisasi mahasiswa, dilakukan pembahasan bersama dan pengesahan secara musyawarah mufakat.
3. Pemilihan Ketua umum SEMA KM-IIM dan Presiden dan Wakil Presiden BEM KM-IIM Periode 2025-2026 – proses pemilihan berlangsung demokratis, transparan, dan menjunjung tinggi asas musyawarah mahasiswa.
Rektor Institut Islam Mamba’ul ‘Ulum Surakarta, Edy Muslimin, S.Ag, MSI dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kongres ini. Beliau menekankan bahwa kegiatan ini menjadi wadah penting untuk melatih kepemimpinan, demokrasi, serta tanggung jawab mahasiswa sebagai agen perubahan.
Kongres Mahasiswa kemudian menetapkan saudara *Heri Susanto* sebagai Ketua Umum SEMA KM-IIM dan *Usamah Abdul Haris* sebagai Ketua BEM KM-IIM dan *Rifatul Azizah* sebagai Wakil Ketua BEM KM-IIM periode 2025-2026 Harapannya, kepemimpinan baru ini mampu melanjutkan estafet perjuangan, meningkatkan peran mahasiswa, dan memperkuat kontribusi SEMA KM-IIM & BEM KM-IIM bagi kemajuan kampus.
Dengan terselenggaranya kongres ini, diharapkan sinergi antara mahasiswa, organisasi, dan pihak kampus semakin kuat demi tercapainya visi Institut Islam Mamba’ul ‘Ulum Surakarta sebagai pusat keilmuan dan peradaban Islam.
Selain itu, kongres ini juga menjadi momentum refleksi bagi seluruh mahasiswa. Melalui forum diskusi, peserta menyampaikan berbagai aspirasi terkait kegiatan kemahasiswaan, penguatan organisasi intra kampus, serta strategi meningkatkan peran mahasiswa dalam menjawab tantangan zaman.
Keterlibatan aktif mahasiswa dalam setiap proses sidang menunjukkan semangat demokrasi yang tumbuh subur di lingkungan kampus. Hal ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa Institut Islam Mamba’ul ‘Ulum Surakarta siap menjaga tradisi intelektual dan nilai-nilai Islami dalam setiap gerakan.
Kepengurusan SEMA KM-IIM & BEM KM-IIM terpilih diharapkan segera menyusun program kerja yang menyentuh kebutuhan mahasiswa, baik dalam bidang akademik, pengembangan minat bakat, maupun kegiatan sosial-keagamaan. Dengan demikian, peran SEMA KM-IIM & BEM KM-IIM tidak hanya dirasakan di dalam kampus, tetapi juga mampu memberi kontribusi nyata bagi masyarakat luas. (**)
Penulis: Viki Bayu Mahendra
Ka. UPT Kemahasiswaa, Alumni, Kerjasama dan Protokoler
