FOKUSJATENG.COM, KARANGANYAR — Punya lanskap alam memukau di kaki Gunung Lawu rupanya belum cukup bagi Kabupaten Karanganyar. Potensi besar tersebut dipandang butuh narasi kuat agar gaungnya terdengar hingga mancanegara.
Menyadari hal itu, Wakil Bupati Karanganyar, H. Adhe Eliana, S.E., punya cara tersendiri untuk membakar semangat para finalis Pemilihan Duta Wisata Putra-Putri Lawu. Bukan sekadar memberikan arahan formal, Wabup melontarkan tantangan terbuka: jadikan media sosial sebagai ‘senjata’ utama mempromosikan daerah.
Bukan Sekadar Figur, Tapi Content Creator
Di hadapan para finalis, Wabup Adhe menegaskan bahwa peran Duta Wisata zaman sekarang telah bergeser. Mereka tidak lagi dituntut hanya anggun berbusana daerah di atas panggung, melainkan harus lihai meracik konten di ruang digital.
“Anak-anak muda harus bisa memanfaatkan digitalisasi. Jangan hanya menjadi figur, tetapi harus mampu membuat konten yang bisa mengangkat potensi Karanganyar,” tegas Wabup Adhe Eliana.
Langkah ini menyasar percepatan promosi berbagai sektor unggulan Karanganyar, seperti:
- Wisata Alam & Budaya: Mengemas keindahan lereng Lawu dan tradisi lokal dengan visual kekinian.
- Ekonomi Kreatif & UMKM: Menyoroti produk lokal, kuliner khas, dan usaha warga agar naik kelas.
- Narasi Lokal: Menceritakan kisah unik di balik destinasi yang belum banyak diketahui publik.
Budaya Lokal Berwajah Digital
Meski mendorong kreativitas digital yang agresif, Pemkab Karanganyar mewanti-wanti agar identitas daerah tidak luntur. Wabup menekankan pentingnya mengawinkan nilai kearifan lokal dengan gaya penyampaian modern agar relevan bagi generasi muda tanpa kehilangan jati diri.
Promosi digital yang konsisten diyakini bakal menciptakan efek domino ekonomi—mulai dari menghidupkan jasa transportasi, penginapan, kuliner, hingga membuka lapangan kerja baru bagi warga lokal.
Potensi Daerah ➔ Konten Kreatif ➔ Kunjungan Wisatawa ➔ Ekonomi Warga Bergerak
Karanganyar Siap Wadahi Gagasan Konkret
Guna memastikan ajang ini tidak berhenti sebagai seremonial belaka, Pemkab Karanganyar menyatakan kesiapannya mendukung penuh program kerja inovatif yang ditawarkan para finalis. Duta Wisata diharapkan tampil sebagai mitra strategis pemerintah, bukan sekadar penonton di daerah sendiri.
“Generasi muda harus mengambil peran dalam pembangunan dan menjadi bagian dari perubahan menuju Indonesia Emas 2045,” pungkas Wabup.
Lewat kreativitas, kemampuan digital, dan kecintaan pada tanah kelahiran, Putra-Putri Lawu kini mengemban misi baru: memoles potensi Karanganyar agar makin bersinar di mata dunia. ( bre )
