Fokus Jateng-BOYOLALI,-Puluhan siswa dari dua SMP di Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, diduga mengalami keracunan makanan bergizi gratis (MBG), pada Kamis 11 September 2026. Akibatnya 3 diantaranya harus dibawa ke fasilitas kesehatan untuk dirawat. Ketiga anak yang opname di Puskesmas Selo itu terdiri 2 anak dari SMP 1 Selo dan satu anak dari SMP 2 Selo.
Berdasarkan informasi yang diterima, menu MBG yang menyebabkan keracunan ini berasal dari salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Gebyok Kecamatan Selo. Para korban dikabarkan mengalami sejumlah keluhan, seperti gatal-gatal, mual dan muntah-muntah.
”Ya benar, dugaan keracunan. Ada 34 anak bergejala gatal, mual, dan muntah-muntah. Mayoritas gatal-gatal. Tiga sempat diobservasi di Puskesmas Selo, kondisi stabil dan teratasi dengan baik,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Boyolali, FX Kristandiyoko. Jumat 12 September 2026.
Ketua Satgas MBG Boyolali M Syawaludin mengatakan menu MBG yang dikonsumsi para siswa tersebut disuplai oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gebyog, Kecamatan Selo. Saat ini, Satgas MBG Boyolali masih melakukan pendataan dan mengumpulkan informasi dari lapangan.
“Satgas baru kumpulin data dan informasi di lapangan,” ujar Syawaludin
Untuk mengetahui penyebabnya, petugas telah mengamankan sampel menu makanan yang dikonsumsi para siswa untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium.
“Sampling menu sudah kita amankan,” katanya.
Berdasarkan dugaan awal, keluhan yang dialami sejumlah siswa kemungkinan berkaitan dengan alergi terhadap udang. Hanya saja, dugaan tersebut belum dapat dipastikan. Satgas MBG masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan.
“Hasil uji laboratorium nantinya akan menjadi dasar untuk memastikan penyebab munculnya keluhan pada para siswa,” ujarnya.
Sementara, Kepala Puskesmas Selo, Aris Prasetyo, mengatakan dari 3 siswa yang menjalani rawat inap, hingga siang ini tinggal satu yang masih opname. Sedangkan 2 anak sudah diperbolehkan pulang dan rawat jalan. Satu siswa yang masih rawat inap tersebut, jelas dia, dari siswa SMP Negeri 1 Selo. Siswi itu masih mengeluhkan pusing dan tenggorokan nyeri untuk menelan.
“Ini sudah pulang 2, tinggal 1 siswa yang masih kami obati (opname),” katanya. (yull/***)
