BIMCER (Bimbingan Belajar Ceria): Meningkatkan Kemampuan Membaca dan Berhitung Siswa SD 

Oleh: Natania Putri Setiawati, mahasiswi peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) UNISRI.

Fokus Jateng-SRAGEN— Dalam rangka mengabdikan ilmu dan berkontribusi langsung kepada masyarakat, Natania Putri Setiawati, mahasiswi peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN), sukses melaksanakan program kerja individu bertajuk “BIMCER (Bimbingan Belajar Ceria): Meningkatkan Kemampuan Membaca dan Berhitung Siswa SD” di SDN 1 Hadiluwih. Program ini dirancang khusus untuk mengatasi tantangan dasar literasi dan numerasi yang kerap dihadapi siswa tingkat sekolah dasar.

Pendidikan dasar merupakan fondasi utama dalam pembentukan karakter dan kemampuan kognitif anak. Namun, tidak sedikit siswa yang masih memerlukan pendampingan intensif di luar jam pelajaran sekolah, khususnya dalam hal kelancaran membaca dan pemahaman dasar berhitung. Berangkat dari keresahan tersebut, Natania menghadirkan konsep belajar yang interaktif dan menyenangkan melalui program BIMCER.

Kegiatan bimbingan belajar ini dilaksanakan secara berkala di lingkungan SDN 1 Hadiluwih dengan melibatkan siswa-siswi yang membutuhkan perhatian khusus pada mata pelajaran bahasa dan matematika. Melalui pendekatan bermain sambil belajar, Natania memanfaatkan berbagai media visual, permainan kata, serta alat peraga hitung sederhana untuk menarik minat belajar anak-anak tanpa membuat mereka merasa terbebani.

“Melalui BIMCER, kami ingin menciptakan atmosfer belajar yang tidak kaku. Harapannya, anak-anak tidak lagi menganggap membaca dan berhitung sebagai beban, melainkan sebagai aktivitas yang seru dan dinikmati setiap hari,” ujar Natania di sela-sela kegiatan.

Respon positif pun datang dari pihak sekolah serta para siswa. Guru-guru di SDN 1 Hadiluwih mengapresiasi inisiatif dan dedikasi mahasiswi KKN tersebut karena dinilai sangat membantu meringankan tugas guru di kelas dalam membimbing siswa yang tertinggal dalam aspek literasi dan numerasi. Para siswa terlihat antusias mengikuti setiap sesi yang diberikan, terbukti dari peningkatan keaktifan dan rasa percaya diri mereka saat diminta membaca atau menjawab soal di depan kelas.

Dengan berakhirnya program BIMCER ini, diharapkan motivasi belajar siswa SDN 1 Hadiluwih dapat terus terjaga. Kehadiran program KKN ini tidak hanya memberikan dampak nyata bagi peningkatan kemampuan akademik siswa, tetapi juga mempererat hubungan baik antara perguruan tinggi, sekolah, dan masyarakat Desa Hadiluwih secara berkelanjutan. (ist/***)