Oleh: Mahasiswa KKN-PPM Kelompok 91, Universitas Slamet Riyadi Surakarta
Fokus Jateng-SRAGEN – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta melaksanakan program kerja kelompok bertema “Pembentukan Bank Sampah Botol Plastik untuk Mendukung Ekonomi Kreatif dan Kelestarian Lingkungan Desa Jono” di Desa Jono, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen.*
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa KKN terhadap permasalahan sampah plastik sekaligus sebagai upaya mendorong masyarakat untuk mengelola sampah secara lebih baik. Program tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah botol plastik, menyediakan sarana pengumpulan dan pemilahan sampah, serta memanfaatkan sampah botol plastik agar memiliki nilai ekonomi.
Meningkatkan Kesadaran Masyarakat terhadap Pengelolaan Sampah
Permasalahan sampah plastik menjadi salah satu hal yang perlu mendapatkan perhatian dalam kehidupan masyarakat. Sampah botol plastik yang tidak dikelola dengan baik dapat menumpuk dan mengganggu kebersihan lingkungan.
Melalui program pembentukan bank sampah, mahasiswa KKN mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dengan membiasakan diri mengumpulkan dan memilah sampah botol plastik. Masyarakat diberikan pemahaman bahwa sampah tidak selalu menjadi barang yang tidak berguna, tetapi dapat dikelola kembali sehingga memberikan manfaat bagi lingkungan maupun masyarakat.
Kegiatan ini diharapkan dapat membangun kebiasaan masyarakat untuk tidak membuang botol plastik sembarangan serta mulai melakukan pemilahan sampah dari lingkungan rumah masing-masing.
Penyediaan Sarana Bank Sampah Botol Plastik
Sebagai bentuk nyata dari program kerja, mahasiswa KKN membentuk dan menyediakan sarana *Bank Sampah Botol Plastik* yang dapat digunakan masyarakat sebagai tempat untuk mengumpulkan dan memilah sampah botol plastik.
Bank sampah tersebut menjadi sarana sederhana yang dapat membantu masyarakat dalam mengelola sampah secara lebih teratur. Botol plastik yang telah dikumpulkan dapat dipisahkan dari jenis sampah lainnya sehingga lebih mudah untuk dimanfaatkan atau disalurkan kepada pihak yang dapat mengolahnya.
Penyediaan sarana ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Desa Jono.
Penyerahan Bank Sampah kepada Masyarakat Dusun Sidomulyo
Setelah sarana Bank Sampah Botol Plastik terbentuk, mahasiswa KKN menyerahkan bank sampah tersebut kepada masyarakat untuk dapat dimanfaatkan dan dikelola secara berkelanjutan.
Bank Sampah Botol Plastik tersebut diserahkan dan dikelola oleh masyarakat *Dusun Sidomulyo RT 08/RT 09, Desa Jono, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen.*
Penyerahan kepada masyarakat menjadi bagian penting dalam program ini karena keberlanjutan bank sampah tidak hanya bergantung pada mahasiswa KKN. Masyarakat sebagai penerima diharapkan dapat melanjutkan kegiatan pengumpulan, pemilahan, dan pengelolaan sampah botol plastik setelah mahasiswa KKN menyelesaikan kegiatan pengabdian.
Dengan adanya pengelolaan oleh masyarakat Dusun Sidomulyo RT 08/RT 09, bank sampah diharapkan dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Mengubah Sampah Menjadi Bernilai Ekonomi
Selain bertujuan menjaga kebersihan lingkungan, program Bank Sampah Botol Plastik juga diarahkan untuk memberikan nilai ekonomi terhadap sampah yang dikumpulkan.
Botol plastik yang telah dipilah dapat dikumpulkan dalam jumlah tertentu untuk kemudian disalurkan atau dijual kepada pengepul maupun pihak yang membutuhkan sampah plastik untuk proses pengolahan lebih lanjut.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat dapat memahami bahwa pengelolaan sampah memiliki potensi ekonomi. Sampah botol plastik yang sebelumnya dibuang begitu saja dapat dikumpulkan dan memiliki nilai jual apabila dikelola dengan baik.
Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung ekonomi kreatif masyarakat melalui pemanfaatan barang bekas sekaligus mendorong munculnya kesadaran bahwa menjaga lingkungan dapat dilakukan bersamaan dengan menciptakan manfaat ekonomi.
Mendorong Kelestarian Lingkungan Desa Jono
Pembentukan Bank Sampah Botol Plastik diharapkan dapat menjadi salah satu langkah sederhana dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan Desa Jono.
Dengan adanya kebiasaan mengumpulkan dan memilah sampah, jumlah botol plastik yang dibuang sembarangan di lingkungan masyarakat dapat dikurangi. Masyarakat juga diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan melalui tindakan sederhana yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
Program ini tidak hanya berorientasi pada penyediaan sarana, tetapi juga mendorong adanya perubahan kebiasaan masyarakat dalam memperlakukan sampah.
Membangun Pengelolaan Sampah yang Berkelanjutan
Kegiatan pembentukan Bank Sampah Botol Plastik merupakan salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat yang menggabungkan aspek lingkungan dan ekonomi. Mahasiswa KKN berperan dalam menyediakan sarana awal, sedangkan keberlanjutan kegiatan selanjutnya diharapkan dapat dilakukan oleh masyarakat.
Masyarakat Dusun Sidomulyo RT 08/RT 09 diharapkan dapat menjaga dan memanfaatkan sarana bank sampah dengan baik serta melakukan pengumpulan dan pemilahan botol plastik secara rutin.
Melalui program ini, diharapkan terbentuk kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan, mengurangi sampah plastik, serta memanfaatkan sampah yang memiliki nilai ekonomi. Dengan demikian, keberadaan Bank Sampah Botol Plastik dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan mendukung terciptanya lingkungan Desa Jono yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. (ist/***)
