Sambut Babak Baru, BPR Bank Karanganyar Bertransformasi Jadi Bank Syariah: Nasabah Aman, Karyawan Dipastikan Bebas PHK

 

FOKUSJATENG.COM, KARANGANYAR — PT BPR Bank Karanganyar (Perseroda) siap mengukir sejarah baru dalam industri keuangan daerah. Bank milik Pemerintah Kabupaten Karanganyar ini resmi memulai langkah strategis untuk bertransformasi penuh menjadi PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) Bank Karanganyar. Proses transisi ini ditargetkan rampung dan beroperasi secara penuh paling lambat pada April 2027.

Langkah berani ini membawa angin segar sekaligus kepastian bagi seluruh pemangku kepentingan. Manajemen menegaskan bahwa proses konversi ke sistem syariah ini berfokus pada penguatan tata kelola keuangan dan sama sekali tidak berdampak pada pengurangan tenaga kerja (PHK).

Direktur Utama PT BPR Bank Karanganyar (Perseroda), Wisnu Wardana, memastikan bahwa seluruh karyawan—baik pekerja tetap maupun non-Muslim—akan tetap bekerja seperti biasa dan merajut masa depan bersama perusahaan.

“Harapan kami dengan peralihan ke sistem syariah ini, pangsa pasar Bank Karanganyar akan makin luas dan daya saing perusahaan makin kuat,” ujar Wisnu di Karanganyar, Selasa (27/10/2026).

Saat ini, kinerja keuangan Bank Karanganyar berada dalam tren positif dengan pertumbuhan yang solid di sektor tabungan, deposito, hingga penyaluran kredit. Untuk memastikan proses konversi berjalan mulus, bank telah menggandeng konsultan independen demi memenuhi seluruh regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sekaligus menggenjot pelatihan peningkatan kapasitas SDM internal.

Dukungan Pemkab dan Komitmen Layanan Amanah

Langkah bertransformasi menuju perbankan syariah ini mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Kabupaten Karanganyar. Wakil Bupati Karanganyar, Adhe Eliana, menyambut positif kepercayaan tinggi yang terus diberikan masyarakat kepada bank pelat merah tersebut.

Ia meyakini, perubahan status menjadi BPRS akan semakin memperkuat posisi bank sebagai pilar ekonomi daerah yang inklusif dan terpercaya.

“Persiapan transformasi menuju perbankan syariah diharapkan menjadi langkah untuk menghadirkan layanan keuangan yang amanah dan profesional, sekaligus memperluas manfaat bagi nasabah serta mendukung pertumbuhan ekonomi Kabupaten Karanganyar,” ungkap Adhe.

Mengusung Tagline “Berlian” & Tetap Memanjakan Nasabah

Menandai babak baru perjalanan ini, Bank Karanganyar resmi meluncurkan tagline baru bertajuk “Berlian” (Bangkitkan Ekonomi Rakyat, Layani Investasi Amanah Nasabah).

Peluncuran tagline tersebut dirangkaikan dengan acara pengundian hadiah tabungan dan kredit sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat. Menariknya, tradisi apresiasi ini memiliki keunikan tersendiri karena tidak hanya mengundi nasabah penabung, tetapi juga nasabah peminjam (kredit).

Pada penarikan undian kali ini, hadiah utama berupa 1 unit mobil Toyota Calya berhasil diboyong oleh nasabah tabungan, sedangkan 1 unit sepeda motor listrik diserahkan kepada nasabah kredit.

Manajemen memberikan kepastian bahwa program apresiasi dan pengundian hadiah yang memanjakan masyarakat ini akan terus dipertahankan, bahkan setelah Bank Karanganyar resmi beroperasi penuh sebagai BPRS kelak. Transformasi ini menjadi bukti nyata komitmen Bank Karanganyar untuk terus tumbuh, memberikan rasa aman, dan menghadirkan kemaslahatan yang lebih luas bagi masyarakat Karanganyar. ( rls/bre)