Pergi Tak Kunjung Pulang Ditemukan di Belakang Rumah Kerabat Posisi Meninggal Dunia

Jasad korban berhasil ditemukan warga. (/Fokusjateng.com)

FOKUSJATENG.COM-​SRAGEN – Sumadi (43), warga Dukuh Gelangrejo, Desa Katelan, Kecamatan Tangen, Sragen, ditemukan meninggal dunia Sabtu 26 September 2026. Jasadnya ditemukan warga Dukuh Singge, Desa Poleng, Kecamatan Gesi sekitar pukul 01.00 WIB.

Korban sendiri sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarga sejak Kamis (24/9/2026). ​Jasad korban pertama kali ditemukan di area belakang rumah milik Nor Anas, yang masih memiliki hubungan kekerabatan (keponakan) dengan korban.

Peristiwa penemuan berawal saat warga baru saja selesai menggelar acara yasinan dan doa bersama di rumah korban pada Sabtu dini hari pukul 00.10 WIB untuk mendoakan keselamatan korban yang tak kunjung pulang. Usai acara, salah seorang saksi bernama Sidik bersama warga setempat berinisiatif melanjutkan pencarian di sekitar area tempat tinggal warga.

Sekira pukul 01.00 WIB, Sidik mendapati korban tergeletak tak bernyawa di belakang rumah Nor Anas. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Ketua RT setempat, Purwanto, yang langsung meneruskan laporan resmi ke Mapolsek Gesi untuk penanganan lebih lanjut.

​Kapolres Sragen, AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, S.I.K., M.Si., membenarkan insiden penemuan jasad tersebut. Menindaklanjuti laporan warga, personel Polsek Gesi bersama Tim Inafis Polres Sragen dan tim medis dari Puskesmas Gesi langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta pemeriksaan medis terhadap korban.

​”Berdasarkan hasil pemeriksaan medis gabungan dari Tim Inafis Polres Sragen dan dokter Puskesmas Gesi, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban,” jelasnya.

​Pihak keluarga korban, yang diwakili oleh istri korban (Desi Amelia), telah menyatakan menerima kejadian ini sebagai musibah serta menolak dilakukan tindakan autopsi yang dituangkan dalam surat pernyataan resmi. Jenazah korban kini telah diserahkan kembali kepada pihak keluarga untuk dilangsungkan proses pemakaman sesuai adat dan tradisi setempat. (hr)