Menghidupi Filosofi Air: Jejak Pengabdian H. Prihanto, dari Lereng Lawu Karanganyar Menuju Bumi Mina Tani

H Prihanto Saat dilantik Menjadi Dirut Perumda Tirta Bening Kabupaten Pati (/Fokusjateng.com)

 

​FOKUSJATENG.COM, PATI — Air selalu menemukan jalannya. Di mana pun ia mengalir, bentuknya menyesuaikan tempat, namun tujuannya tetap sama: memberi manfaat dan kehidupan bagi sekitarnya. Filosofi mengalir yang fleksibel namun kuat inilah yang menggambarkan perjalanan karier H. Prihanto, S.E., M.M.

​Setelah bertahun-tahun mendedikasikan diri di Kabupaten Karanganyar, Prihanto kini melangkah ke babak baru. Pada Jumat kemarin, ia resmi dilantik sebagai Direktur Perumda Air Minum Tirta Bening Kabupaten Pati. Kepindahan ini menegaskan prinsip hidupnya yang seperti air: siap ditempatkan di mana saja untuk mengabdi.

​Kepemimpinan Lintas Sektor dan Jiwa Sosial

​Rekam jejak kepemimpinan Prihanto membuktikan keluwesannya dalam beradaptasi. Sebelum dipercaya memimpin BUMD air bersih di Karanganyar, ia pernah menjabat sebagai Direktur Utama Bank Karanganyar. Dari dunia perbankan hingga tata kelola air di PUDAM Tirta Lawu, ia terbiasa membawa stabilitas dan peningkatan pelayanan.

​Kemampuannya merangkul berbagai kalangan tidak lepas dari keaktifannya di dunia organisasi. Prihanto dikenal memiliki rekam jejak kemasyarakatan yang luas:

  • ​Ketua Askab PSSI Karanganyar: Membina dunia olahraga dan merangkul generasi muda.
  • ​Komandan SAR Karanganyar: Berada di garis depan aksi kemanusiaan dan tanggap bencana.
  • ​Ketua ICMI Karanganyar: Menjembatani pemikiran intelektual Islam dan pembangunan daerah.

​Pengalaman memimpin lembaga keuangan, organisasi aksi cepat tanggap, hingga wadah intelektual membentuk gaya kepemimpinannya yang tegas namun tetap humanis.

​Dukungan Keluarga sebagai Muara

​Di balik mobilitas dan pengabdiannya yang tinggi, ada muara yang selalu menjadi tempatnya pulang: keluarga. Prihanto didampingi oleh seorang istri yang berprofesi sebagai bidan—sebuah profesi pelayanan masyarakat yang saling melengkapi dengan tugas-tugasnya.

​Buah dari komitmen dan kerja keras keluarga ini juga tercermin pada kedua putrinya:

  • ​Putri Sulung: Telah menyelesaikan studi dan kini mengabdi sebagai dokter.
  • ​Putri Bungsu: Sedang menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga.

​Dukungan keluarga yang solid menjadi pondasi utama bagi Prihanto untuk terus mengalirkan energi positif dalam setiap amanah yang diembannya.

​Menyesuaikan Wadah di Pati

​Kini, tugas baru telah menanti di Perumda Tirta Bening Kabupaten Pati. Karakteristik wilayah Bumi Mina Tani tentu memiliki dinamika tersendiri yang berbeda dengan lereng Gunung Lawu. Namun bagi Prihanto, prinsip dasar pelayanan publik tidak pernah berubah.

​Sesuai sifat air yang menyejukkan dan menyesuaikan bentuk wadahnya, hadirnya Prihanto di Pati diharapkan mampu membawa kesegaran baru bagi peningkatan kualitas layanan air bersih masyarakat. ( bre)