Polisi Dalami Kasus Dugaan Peracunan Kolam Lele Koperasi Desa Wonosegoro

Fokus Jateng-BOYOLALI,-Polsek Wonosegoro, Polres Boyolali, tengah mendalami dugaan peracunan kolam ikan lele milik Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Ngablak, Kecamatan Wonosamodro, Kabupaten Boyolali. Peristiwa yang diketahui pada Kamis 16 Juli 2026 tersebut menyebabkan sekitar 5.000 ekor ikan lele berusia 45 hari mati dan mengakibatkan kerugian diperkirakan mencapai Rp5 juta.

Kapolsek Wonosegoro IPTU Hidayat Seno Harjanto, menjelaskan bahwa kejadian pertama kali diketahui saat salah seorang pengelola hendak memberikan pakan ikan sekitar pukul 18.30 WIB. Saat itu, ikan di kolam nomor C5 ditemukan mengambang dan tidak memberikan respons seperti kolam lainnya.

“Setelah dilakukan pengurasan kolam, ditemukan satu butir benda berwarna putih yang diduga kapur barus (camper) di dasar kolam,” katanya. Minggu 19 Juli 2026.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Wonosegoro segera mendatangi lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara, meminta keterangan para saksi, serta mengamankan barang bukti berupa satu butir kapur barus yang diduga digunakan, sampel air kolam, dan beberapa ekor ikan yang mati. Polisi juga berkoordinasi dengan Unit Resmob Polres Boyolali, Puskesmas Wonosamodro, Puskeswan Karanggede, serta mengajukan uji laboratorium ke Labkesda Kabupaten Boyolali untuk mengetahui penyebab pasti kematian ikan.

Kasi Humas Polres Boyolali AKP Winarsih, membenarkan adanya laporan tersebut. Menurutnya, penyidik masih melakukan serangkaian penyelidikan, termasuk menunggu hasil uji laboratorium dan mengumpulkan alat bukti lainnya guna mengungkap pelaku maupun motif di balik dugaan peracunan tersebut. ( ist/**)