Fokus Jateng-BOYOLALI ,-Dirjen Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal, Kemendes PDT, Samsul Widodo secara resmi membuka turnamen e sport memperebutkan piala Kementrian Desa dan Pembangungan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) dan piala Bupati Boyolali tahun 2026. Minggu 11 Januari 2025.
Turnamen yang digelar di Balai Sidang Mahesa Boyolali ini menjadi ajang bergengsi bagi para penggemar esport muda di tanah air. Pemenang lomba e-sport akan mendapat hadiah berupa uang pembinaan, motor listrik, piala, sertifikat, serta smartphone.
Turnamen yang digelar mulai 11 Januari hingga 13 Januari 2026 ini mempertandingkan dua cabang gim, yakni mobile legend dan free fire, total peserta yang mendaftar mencapai 1500 orang pecinta game online terdiri dari berbagai kalangan.
“Event perlombaan esport ini baru pertama kali diadakan dalam rangka rangkaian Hari Desa Nasional,” kata Dirjen Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal, Kemendes PDT, Samsul Widodo usai membuka acara tersebut.
Ia menyampaikan pada 11-12 Januari dilakukan pra-kualifikasi bertajuk piala Bupati. Nantinya, tanggal 13 Januari menjadi final lomba e-sport yang mempertemukan para juara, untuk memperebutkan piala Kemendes PDT.
“Total pesertanya sekitar 1500 tim dari seluruh Indonesia. juara 1 ,2, dan 3 piala bupati akan diberangkatkan kesini (Boyolali), untuk final di tanggal 13 Januari,” katanya.
Dijelaskan, perlombaan e-sport tingkat Nasional baru mempertandingan satu kategori, yakni Mobile Legend. Namun untuk piala bupati, mempertandingkan dua kategori, yakni Moblie Legend dan Free Fire.
“Untuk nasional baru Mobile Legend, karena waktunya pendek. Nanti kedepan kita harapannya bisa lebih banyak lagi game-game kita bisa pertandingkan,” katanya.
Bupati Boyolali, Agus Irawan menambahkan, turnamen e-sport Hari Desa Nasional merupakan turnamen e-sport terbesar yang ada di Kabupaten Boyolali.
“Harapannya, tentunya kedepan dengan adanya turnamen ini, bisa menjaring atlet yang hobi main game. Insyaallah, dari desa ke desa antusiasnya luar biasa,” katanya.
Acara pembukaan sekaligus hari pertama pelaksaan lomba e-sport Hari Desa Nasional siang itu berlangsung meriah, ribuan peserta, serta pendukung memadati gedung balai sidang Mahesa Boyolali. Kegiatan ini diharapkan menjadi agenda tahunan yang terus berkembang dan melahirkan atlet esport profesional dari Kabupaten Boyolali.
Apalagi sebelumnya, M Arief Wardiyanta Asisten I Setda Boyolali mengatakan pada 13 Januari juga akan ada final e-Sport, dan pemenang akan ditandingkan dengan tim artis dari timnya Raffi Ahmad.
“Nanti pada 13 Januari setelah final e-Sport, dan pemenang akan ditandingkan dengan tim artis ibukota dari timnya Raffi Ahmad,” katanya.
Sebagai informasi Peringatan Hari Desa Nasional 2026 akan dipusatkan di Kabupaten Boyolali. Rangkaian acara akan berlangsung mulai Sabtu hingga Kamis (10-15 Januari 2026) mulai dari gerakan bhakti desa hingga seremonial puncak hari desa yang digelar di kawasan kebun raya Indrokilo dan lapangan Desa Butuh Mojosongo. ( yull/**)
