Mangsa Ternak Warga, Ular Piton 3 Meter di Matesih Karanganyar Berhasil Dievakuasi Komunitas Exalos

FOKUSJATENG.COM, KARANGANYAR – Ketenangan warga Dukuh Talesan, Desa Dawung, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar terusik oleh kemunculan seekor ular piton berukuran besar kemarin siang . Ular sepanjang kurang lebih 3 meter tersebut kedapatan masuk ke area permukiman dan menyasar kandang ternak milik warga.

Kronologi Kejadian

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Mas Bahak. Ia melaporkan adanya predator yang masuk ke kandang mentok milik Bapak Kondari Tirto. Tidak sekadar masuk, ular tersebut dilaporkan telah memangsa satu ekor mentok milik pemilik rumah sebelum akhirnya keberadaannya terdeteksi.

Khawatir akan keselamatan warga dan ternak lainnya, Mas Bahak segera menghubungi tim penyelamat untuk meminta bantuan evakuasi.

Proses Evakuasi oleh Tim Exalos

Merespons laporan tersebut, rescuer dari komunitas pecinta reptil Exalos, Joko Susilo, langsung bergerak menuju lokasi. Proses evakuasi berlangsung cukup dramatis mengingat ukuran ular yang mencapai 3 meter dan posisinya yang berada di dalam area kandang yang sempit.

“Proses evakuasi dilakukan dengan penuh kehati-hatian untuk memastikan keamanan warga sekitar maupun kondisi ular itu sendiri,” ujar perwakilan tim di lapangan.

Berkat kesiapsiagaan dan keahlian tim Exalos, ular piton tersebut berhasil diamankan dalam waktu singkat. Tidak ada korban jiwa manusia dalam kejadian ini, meski pemilik rumah harus merugi satu ekor ternak yang telah dimangsa.

Situasi Kembali Kondusif

Pasca penangkapan, ular piton tersebut langsung dibawa oleh tim Exalos untuk dijauhkan dari permukiman warga guna mencegah keresahan lebih lanjut. Warga setempat mengapresiasi gerak cepat tim dalam menangani gangguan satwa liar ini.

Saat ini, situasi di Dukuh Talesan dilaporkan telah kembali aman dan kondusif. Warga diimbau untuk tetap waspada dan segera melapor kepada pihak berwenang atau komunitas penyelamat jika menemukan satwa berbahaya di lingkungan rumah. ( bre )