Fokus Jateng – BOYOLALI – Setelah buron lebih dari sepekan dan berpindah tempat, akhirnya terduga pelaku tabrak lari yang menewaskan seorang pengendara sepeda motor di kawasan Embarkasi Haji Donohudan, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, berhasil ditangkap di kawasan Seturan, Yogyakarta.
“Pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja tim gabungan yang melibatkan Satlantas, Satreskrim, dan Polsek Ngemplak Polres Boyolali. Tim melakukan serangkaian penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas pengemudi kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan maut tersebut,” terang Kapolres Boyolali AKBP Christopher Adhikara Lebang, melalui Kasat Lantas AKP Kukuh Tirto Satria Leksono, Sabtu 7 November 2026.
Dijelaskan, insiden itu terjadi pada Rabu 28 November sekitar pukul 03.00 WIB, di kawasan pertigaan sebelah timur Asrama Haji Donohudan.
“Saat kejadian, korban berinisial N, warga Kecamatan Ngemplak, mengendarai sepeda motor Honda Scoopy. Korban tengah mengantarkan istrinya, EI, yang juga mengendarai sepeda motor Honda Supra untuk berangkat bekerja,”katanya.
Keduanya melaju dari arah barat menuju timur, dari kawasan Embarkasi Haji Donohudan ke arah Sawahan. Namun, sesampainya di pertigaan sebelah timur asrama haji, sebuah mobil dari arah berlawanan diduga melaju terlalu ke kanan hingga bertabrakan dengan kedua sepeda motor tersebut.
“Akibat benturan keras itu, N mengalami luka berat dan meninggal dunia. Sementara istrinya, EI, mengalami luka ringan.”
Ironisnya, pengemudi mobil yang terlibat dalam kecelakaan tersebut justru meninggalkan lokasi kejadian tanpa memberikan pertolongan kepada para korban.
Penelusuran CCTV Ungkap Identitas Kendaraan
Setelah sempat mengalami kendala dalam mengidentifikasi kendaraan maupun pengemudinya, pengungkapan kasus ini kemudian mendapat perhatian serius dari Kapolres Boyolali. Tim gabungan dibentuk untuk melakukan pelacakan dan mengungkap keberadaan pelaku.
Menurut Kukuh, berbekal rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar tempat kejadian perkara (TKP), penelusuran jalur yang diduga dilalui kendaraan sebelum dan sesudah kecelakaan, serta keterangan sejumlah saksi, petugas akhirnya memperoleh petunjuk penting.
“Dari hasil penyelidikan tersebut, kendaraan yang diduga terlibat kecelakaan teridentifikasi sebagai mobil jenis KIA Visto,” katanya.
Petugas kemudian berhasil mengarah pada identitas terduga pengemudi berinisial P alias G, warga wilayah Sadon, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali.
Setelah lebih dari sepekan dilakukan pencarian, petugas akhirnya berhasil mengamankan P alias G di tempat persembunyiannya di kawasan Seturan, Yogyakarta.
Dalam proses penyelidikan, petugas juga menemukan dugaan upaya menghilangkan barang bukti. Terduga pelaku diketahui sempat menghilangkan stiker pada kaca depan kendaraan serta mengubah warna velg mobil yang diduga digunakan saat kejadian.
“Terduga pelaku telah diamankan untuk menjalani proses hukum dan mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai ketentuan yang berlaku,”.
Peran Masyarakat Jadi Kunci Pengungkapan
Keberhasilan pengungkapan kasus tabrak lari ini tidak terlepas dari dukungan dan kepedulian masyarakat, khususnya warga di sekitar lokasi kejadian yang secara sukarela menyediakan rekaman CCTV untuk membantu proses penyelidikan.
Partisipasi masyarakat tersebut menjadi bukti bahwa sinergi antara kepolisian dan warga memiliki peran penting dalam mengungkap tindak pidana serta mewujudkan keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.
Polres Boyolali mengapresiasi kepedulian masyarakat yang telah membantu aparat penegak hukum, sehingga kasus tabrak lari yang sempat menemui jalan buntu ini akhirnya berhasil diungkap. ( yull/ist/**)
