Muscab DMI Laweyan Berlangsung Kondusif, Agung Nugraha Lanjutkan Estafet Kepemimpinan

Fokus Jateng-SOLO – Suasana kondusif mewarnai Musyawarah Cabang (Muscab) II Pimpinan Cabang Dewan Masjid Indonesia (PC DMI) Kecamatan Laweyan, Jumat 6 November 2026 malam. Melalui musyawarah mufakat, Agung Nugraha dipercaya melanjutkan estafet kepemimpinan PC DMI Laweyan untuk periode 2026-2031.

Muscab yang berlangsung di Masjid Baiturrohman, Tegalrejo, Sondakan tersebut menjadi momentum pergantian kepemimpinan sekaligus evaluasi perjalanan organisasi selama lima tahun terakhir.

Proses pemilihan berlangsung secara kekeluargaan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari KUA Laweyan, pengurus PD DMI Surakarta, perwakilan masjid jami hingga ranting DMI tingkat kelurahan.

Ketua Panitia Muscab II, Arif Shodiqin, mengatakan terdapat sejumlah agenda dalam muscab kali ini. Di antaranya pembahasan tata tertib, penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, hingga pembentukan tim formatur untuk menentukan pimpinan cabang periode mendatang.

Dalam sidang pleno kedua, tim formatur dibentuk dengan melibatkan unsur KUA Laweyan, PD DMI Surakarta, pengurus demisioner, perwakilan masjid jami, dan ranting DMI.

Melalui musyawarah mufakat yang dipandu Sekretaris PD DMI Surakarta Amin Rasyadi, akhirnya disepakati Agung Nugraha sebagai ketua baru. Sebelumnya, Agung merupakan sekretaris PC DMI Laweyan.

Terpilihnya Agung menjadi bagian dari estafet kepemimpinan organisasi yang diharapkan mampu menjaga kesinambungan program sekaligus membawa DMI Laweyan semakin berkembang.

Agung menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia mengakui memimpin DMI bukan perkara ringan, mengingat luasnya tanggung jawab dalam mengoordinasikan masjid, langgar, dan musala di seluruh Kecamatan Laweyan.

“Saya memohon semua pihak turut membantu dan membimbing selama menjalankan amanah ini. Saya juga meminta ditegur apabila dalam memimpin DMI Laweyan terdapat kesalahan,” ujarnya.

Sebagai langkah awal, Agung langsung menunjuk Arif Shodiqin sebagai sekretaris. Sementara posisi bendahara tetap dipercayakan kepada Ahmad Arif Yulianto.

Ia berharap pergantian kepemimpinan tidak sekadar menjadi perubahan struktur organisasi, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kebersamaan seluruh elemen DMI.

Agung mengajak pengurus masjid, ranting, dan seluruh pihak untuk nyengkuyung sesarengan membangun DMI Laweyan agar semakin berperan dalam memakmurkan masjid dan memberikan manfaat lebih luas bagi umat.

Muscab II PC DMI Laweyan yang dihadiri Ketua PD DMI Surakarta KH Moh Muhtarom, Kepala KUA Laweyan Miftah Arif Budi Kusumo, Ketua MUI Laweyan KH Agus Himawan, Ketua PC Muhammadiyah Laweyan Aji Syaikhurohman, serta sejumlah perwakilan masjid dan ranting DMI itu berakhir pukul 22.15 WIB. (ANur)