FOKUSJATENG.COM, KARANGANYAR — Suasana dingin dan tenang di kawasan wisata sejarah De’ Tasikmadoe Heritage mendadak berganti menjadi semarak dan penuh energi pada Minggu (8/11/2026) pagi. Derap langkah kaki dari ribuan pelari bergemuruh menyusuri lintasan, menandai dibukanya ajang De’ Tasikmadoe Heritage Run 2026.
Event yang digelar untuk memperingati Hari Jadi ke-109 Kabupaten Karanganyar ini sukses menyedot perhatian publik. Pada penyelenggaraannya yang kedua ini, tercatat hampir 3.000 peserta dari berbagai lini memadati area start. Tak hanya komunitas lari dan masyarakat umum, jajaran pejabat Forkopimda, OPD, BUMD, para camat, hingga kepala desa turut ambil bagian melepaskan penat sambil membaur di jalur lintasan.
Berlari Menembus Lorong Waktu Industri Gula
Mengusung konsep sport tourism, De’ Tasikmadoe Heritage Run tidak dirancang sekadar untuk memburu catatan waktu tercepat di garis finis. Ajang ini menghadirkan sensasi unik: memadukan olahraga, nilai sejarah, serta pesona wisata lokal Karanganyar.
Pemilihan De’ Tasikmadoe sebagai pusat kegiatan memiliki daya tarik tersendiri. Nama kawasan ini merujuk pada peninggalan bersejarah pabrik gula legendaris yang sejak era kolonial menjadi simbol kejayaan industri tebu di Karanganyar. Sepanjang rute, peserta diajak menikmati nuansa vintage dan mengenang perjalanan masa lalu, selaras dengan semangat Karanganyar yang terus berkembang di masa kini.
Bupati Karanganyar, Rober Christanto, yang membuka langsung acara tersebut, mengapresiasi tinggi kolaborasi dan partisipasi lintas sektor yang membuat acara berlangsung meriah.
“Dengan tingginya antusiasme peserta yang mencapai hampir 3.000 orang dari berbagai kalangan, kami berharap agenda serupa dapat berlanjut di masa mendatang. Ini adalah momentum penting untuk memotivasi masyarakat agar semakin gemar berolahraga sekaligus menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh,” tutur Rober di lokasi acara.
Dari Balap Jarak Jauh hingga Serunya Kids Dash
Untuk mengakomodasi pelari dari berbagai tingkatan—mulai dari atlet profesional hingga keluarga—panitia membuka beberapa kategori pilihan:
- 10K Balap: Kategori kompetitif jarak jauh bagi pelari yang ingin menguji ketahanan fisik.
- 5K Balap: Kategori lari jarak menengah dengan ritme kompetisi yang dinamis.
- 5K Ceria: Kategori rekreasi santai yang cocok bagi masyarakat umum dan komunitas.
- Kids Dash (1K): Kategori khusus anak-anak untuk menumbuhkan minat olahraga sejak dini.
Sentuhan Hijau di Garis Finis
Ada pemandangan hangat yang membedakan gelaran tahun ini dari kegiatan lari pada umumnya. Selain mengusung misi kebugaran dan promosi wisata sejarah, De’ Tasikmadoe Heritage Run 2026 menyisipkan pesan pelestarian lingkungan.
Usai melintasi garis finis, para peserta menerima bibit pohon secara simbolis sebagai bagian dari aksi penghijauan daerah.
“Langkah penghijauan ini diharapkan dapat menginspirasi ribuan pelari yang hadir untuk ikut serta menjaga kelestarian bumi, sejalan dengan semangat pembangunan daerah yang berkelanjutan,” tambah Rober.
Suksesnya ajang ini kian memantapkan posisi De’ Tasikmadoe Heritage Run sebagai agenda sport tourism unggulan tahunan di Karanganyar—sekaligus menjadi kado manis bagi perayaan 109 tahun usia Bumi Intanpari. ( bre )
