Damkar Boyolali Evakuasi 2 Ular Piton di Dua Lokasi Kandang Unggas

Fokus Jateng-BOYOLALI- Petugas Damkar Satpol PP Boyolali mengevakuasi dua ekor ular piton yang ditemukan di dalam kandang ayam dan mentok milik warga.

Kabid Damkar Satpol PP Boyolali, Supriyono, mengatakan seorang warga meminta bantuan petugas pemadam kebakaran di Dusun Tawangsari RT026/RW005, Desa Dlingo, Kecamatan Mojosongo, Boyolali. Sebab, sejumlah ayam ternaknya mati dimangsa seekor ular piton.

Dia mengemukakan peristiwa terjadi pada Selasa 27 Oktober 2026 dinihari. Ular tersebut pertama kali terlihat berada di dalam kandang ayam warga.

“Terdapat sebuah laporan adanya seekor ular yang berada di dalam kandang ayam,” kata Supriyono, Selasa.

Dijelaskan, saat itu sekitar pukul 00.55 WIB. Yuliana pemilik rumah, hendak ke kamar mandi. Ia hendak kemendengar suara gaduh dari arah kandang ayam peliharaannya, merasa penasaran ia bergegas mendatangi kandang dan mendapati ular berukuran besar telah berada di dalam kandang serta memangsa seekor ayam.

“Pada saat Pelapor curiga ada suara gaduh di kandang. Setelah dicek ternyata adanya seekor ular sanca yang sedang memakan ayam,” jelasnya.

Warga kemudian meminta bantuan petugas damkar untuk mengevakuasi ular tersebut dari dalam kandang. Menerima laporan warga, petugas segera menuju ke lokasi untuk melakukan penanganan.

“Situasi akhir kondusif, ular berhasil dievakuasi oleh tim. Evakuasi dilakukan selama 25 menit,” katanya.

Peristiwa berikutnya terjadi pada sekitar pukul 03.05 WIB. Kejadian bermula saat Hari warga Jalan Pisang Gatak RW 004/ RW 005 Kelurahan Siswodipuran Boyolali kota, berniat keluar rumah. Namun ia melihat sejumlah hewan peliharaanya yaitu mentok kabur berterbangan.

Curiga ada pencuri, Hari kemudian mengendap-endap mendatangi kandang mentok tersebut. Namun ia dikagetkan dengan penampakan seekor ular piton besar sedang memakan seekor mentok miliknya.

“Merasa khawatir ular tersebut membahayakan keselamatan keluarga, pemilik rumah segera menghubungi Damkar Boyolali untuk meminta bantuan,” kata Supriyono .

Petugas yang tiba di lokasi kemudian berhasil mengamankan ular menggunakan karung khusus. Ular tersebut diduga berasal dari kawasan semak belukar di sekitar permukiman warga.

Setelah dievakuasi, ular dibawa ke kandang transit di Mako Damkar setempat sebelum dilepasliarkan kembali ke habitat alaminya yang jauh dari permukiman penduduk. ( yull/**)