Fokus Jateng-BOYOLALI -Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Boyolali menggelar apel persiapan kegiatan razia gabungan bersama Aparat Penegak Hukum (APH). Selasa 13 Oktober 2026.
Apel dipimpin Kepala Rutan Kelas II B Boyolali, Ervans Bahrudhin Mulyanto melibatkan jajaran Rutan Boyolali, Polres Boyolali bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Surakarta, dan Kodim 0724/Boyolali dengan sasaran narkoba serta benda-benda terlarang.
Apel dilaksanakan sebagai tahapan awal untuk memastikan kesiapan personel, pembagian tugas, serta penyampaian arahan sebelum pelaksanaan razia. Seluruh peserta mengikuti apel dengan tertib dan memperhatikan setiap instruksi yang disampaikan guna memastikan kegiatan berjalan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.
Kabag Ops Polres Boyolali Kompol Solikhin dalam arahannya menekankan pentingnya ketelitian petugas dalam memeriksa kamar hunian untuk memastikan tidak terdapat narkoba maupun benda berbahaya lainnya yang dilarang berada di dalam rutan. “Pemeriksaan terhadap warga binaan perempuan juga harus dilakukan oleh petugas perempuan sesuai ketentuan,” katanya.
Untuk mendukung efektivitas pelaksanaan, kegiatan razia dibagi menjadi empat tim gabungan yang bertugas sesuai pembagian tugas masing-masing.
Senada, Kasi Humas Polres Boyolali AKP Winarsih membenarkan pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa sinergi antara Polri, TNI, BNN, dan pihak rutan merupakan langkah penting untuk memperkuat pengawasan serta mencegah potensi penyalahgunaan narkoba di lingkungan pemasyarakatan.
“Razia gabungan ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam mencegah peredaran narkoba dan menjaga keamanan di lingkungan rutan. Pelaksanaannya tetap mengedepankan sikap humanis, profesional, dan sesuai prosedur,” ujarnya. (yull/***)
