Pemkab Boyolali Gelar Bulan Bakti Peternakan 2026, Perkuat branding “Kota Susu

Bupati Boyolali Agus Irawan bersama istri dan jajaran Forkopimda kunjungi salah satu stan pameran di gelaran Bulan Bakti Peternakan dan Perikanan di Kompleks Terpadu Pemkab Boyolali pada Rabu (23/9/2026). (Yull/Fokusjateng.com)

Fokus Jateng, BOYOLALI, -Gelaran Bulan Bakti Peternakan dan Perikanan di Boyolali berlangsung meriah, Rabu 23 September 2026.

Disela kunjungan bersama jajaran Forkopimda, Bupati Boyolali Agus Irawan berpesan agar para peternak lokal terus bersemangat mengembangkan peternakan sapi perah. Disinggung capaian produksi, Bupati menyampaikan bahwa produksi susu di Boyolali pada tahun ini mengalami tren peningkatan yang positif. Untuk memperkuat branding Boyolali sebagai “Kota Susu”, Pemkab Boyolali juga telah mengalokasikan anggaran pembangunan showroom susu pada tahun ini.

“Kalau peningkatan jumlah peternak, nanti Pak Gojali (Plt Kepala Disnakkan) yang lebih paham. Tapi kemarin dari laporan, ada peningkatan pada produksi susunya di tahun ini, cukup lumayan baik,” kata Bupati Agus saat ditemui wartawan.

Dijelaskan, pembangunan showroom susu tersebut rencananya berlokasi di kawasan strategis Simpang Siaga.

Fasilitas ini ditargetkan menjadi pusat promosi sekaligus penjualan produk susu olahan warga Boyolali, sehingga memudahkan wisatawan maupun warga lokal dalam mencari produk susu khas Boyolali.

“Kita berencana Kabupaten Boyolali akan punya showroom susu. InsyaAllah tahun ini pembangunannya sudah dianggarkan. Harapannya, kalau warga masyarakat atau wisatawan yang masuk ke Boyolali mau mencari susu, tidak bingung lagi mencari lokasinya. Kita kan Kota Susu, jadi nanti bisa langsung ketemu tempatnya,” katanya.

Selain itu, Bupati menyampaikan, bahwa peringatan Bulan Bakti Peternakan dan Perikanan ini merupakan momentum penting untuk memberikan dorongan semangat, sekaligus memajukan sektor peternakan dan perikanan di wilayahnya.

“Ya, ini kan Bulan Bakti Peternakan dan Perikanan. Nah, ini salah satu giat kita, Pemerintah Kabupaten Boyolali, untuk memberikan semangat. Tentunya kita berharap ke depan peternakan dan perikanan di Kabupaten Boyolali bisa lebih baik lagi atau lebih maju,” ujarnya.

Selain kontes ternak, Pemkab Boyolali juga mengadakan gerakan pembagian susu, telur, dan ikan secara gratis.

Menurut Agus, langkah ini merupakan bagian dari upaya pemenuhan gizi bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. Agus menilai sektor peternakan memiliki potensi yang sangat besar di Boyolali. Kualitas sapi-sapi yang diikutsertakan dalam kontes baik kategori indukan maupun sapi siap pijat/perah dinilai sangat unggul.

“Jadi ke depan, Kabupaten Boyolali dengan pertaniannya juga maju, peternakan dan perikanannya kita dorong bersama-sama. Ini potensi besar kita. Sapi-sapi ini sangat luar biasa sekali, dari beberapa indukan maupun siapannya semuanya bagus. Ini salah satu hasil dari program IB gratis kemarin. Hasilnya bagus sekali,” pungkasnya. ( yull/**)