Ketua PC Muslimat NU Sragen Hj. Ida Aryani Kembali Terpilih Secara Aklamasi di Konferensi VIII, Ini Pesan Bupati Sigit

Ketua PC Muslimat NU Sragen Hj. Ida Aryani kembali terpilih dalam konferensi VIII di Gedung IPHI Sragen. (/Fokusjateng.com)

FOKUSJATENG.COM-SRAGEN-Ketua Pimpinan Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Sragen incumbent Hj. Ida Aryani kembali terpilih dalam ajang Konferensi VIII. Hj. Ida terpilih secara aklamasi di konferensi yang berlangsung di Gedung IPHI Sragen Minggu 13 September 2026.

Agenda akbar lima tahunan ini menjadi momen penting konsolidasi organisasi, evaluasi kepengurusan, sekaligus pengukuhan nakhoda baru. Acara strategis ini dihadiri langsung oleh Bupati Sragen, Sigit Pamungkas. Dalam sambutannya, ia menggarisbawahi pentingnya kolaborasi erat antara Pemerintah Kabupaten Sragen dan Muslimat NU dalam merumuskan hingga merealisasikan berbagai kebijakan daerah.

“Kami di pemerintahan sangat membutuhkan sinergi dan masukan konkret dari organisasi kemasyarakatan, khususnya ibu-ibu Muslimat NU. Usulan kebijakan dari Muslimat NU ini sangat kami butuhkan agar program pembangunan daerah, terutama di sektor sosial, keagamaan, pendidikan, dan pemberdayaan perempuan, bisa benar-benar tepat sasaran,” papar Bupati Sigit.

Dukungan terhadap penguatan peran Muslimat NU Sragen juga disampaikan oleh Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Muslimat NU Jawa Tengah, Prof. Dr. Hj. Ismawati Hafiedz, M.Ag., yang hadir mengawal langsung jalannya konferensi.

“Saya mengapresiasi tinggi kinerja dan dedikasi pengurus cabang Sragen selama ini. Ke depan, para kader harus terus memantapkan program kerja yang betul-betul responsif dan menyentuh kebutuhan umat di level akar rumput (grassroots),” katanya.

Usai terpilih kembali, Hj. Ida Aryani menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan seluruh pengurus dan anggota yang kembali mengamanahkan kepemimpinan kepadanya.”Amanah periode kedua ini adalah tanggung jawab besar. Terima kasih atas kepercayaan seluruh jajaran. Fokus kita ke depan adalah memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat anak cabang serta mengawal program pemberdayaan perempuan Nahdliyin agar semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Sragen,” kata Hj. Ida.

Selain penataan kepemimpinan dan penguatan sinergi daerah, forum Konferensi ke-VIII ini juga mengagendakan penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) pengurus periode sebelumnya serta perumusan arah kebijakan strategis organisasi untuk periode mendatang. (hr)