FOKUSJATENG.COM, KARANGANYAR — Suasana Balai Desa Jati, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, tampak berbeda dari biasanya pada Minggu (6/9/2026). Ratusan anggota Pengamanan Terate (Pamter) dari Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Karanganyar Pusat Madiun berkumpul dan memadati lokasi dalam ajang “Temu Kadhang Pamter 106 Karanganyar”.
Agenda akbar ini menjadi momentum berharga untuk mempererat tali silaturahmi antaranggota. Mengusung tema “Bersatu dalam Silaturahmi, Kuat dalam Solidaritas” serta slogan “Satu Hati – Satu Komando – Pamter Jaya”, pertemuan ini berfokus pada penguatan disiplin serta soliditas korps pengamanan dalam mengawal marwah dan aset organisasi.
Ketua Panitia Penyelenggara sekaligus Komandan Pamter 106 Karanganyar Pusat Madiun, Agus “Bereng” Pramono Jati, mengungkapkan bahwa kegiatan ini diinisiasi untuk memberikan ruang interaksi bagi para kader. Selama ini, padatnya tugas pengamanan di lapangan—bahkan hingga larut malam—sering kali membatasi kesempatan para anggota untuk saling bertatap muka secara santai.
“Pamter adalah pengamanan teratai. Tugas utama Pamter adalah menjaga dan mengamankan kegiatan organisasi, mengamankan aset, serta menjadi pilar terdepan dalam menjaga marwah organisasi,” ujar Agus dalam sambutannya. Ia menambahkan, momen ini sangat tepat untuk menyatukan persepsi, belajar bersama, serta mengevaluasi tata kelola organisasi agar semakin profesional.
Hal senada disampaikan oleh Ketua Cabang PSHT Kabupaten Karanganyar Pusat Madiun, Sutarmo. Ia menegaskan peran vital Pamter dalam melindungi keutuhan organisasi, memelihara ajaran dan tradisi, serta membentengi organisasi dari pihak-pihak yang berpotensi merongrong.
“Tanpa Pamter, cabang tidak akan bisa apa-apa. Pamter sangat vital dalam organisasi,” tegas Sutarmo.
Sutarmo juga mengimbau seluruh jajaran Pamter untuk selalu mengedepankan pendekatan yang humanis dan santun dalam menjalankan tugas. Pamter diharapkan menjadi garda terdepan melawan kekerasan, kriminalitas, dan premanisme tanpa harus mengandalkan otot.
“Saya harapkan ini lebih solid lagi, lebih profesional. Tidak main tangan, pantas, sopan, santun dalam menghadapi permasalahan, dan tidak menggunakan kekerasan, tapi tetap tegas,” pesan Sutarmo.
Apresiasi Tokoh dan Pemerintah Daerah
Dukungan terhadap keberadaan Pamter Karanganyar juga mengalir dari pelbagai pihak. Pengurus Cabang Srikandi, Latri Setyowati, hadir menyampaikan apresiasi dari sejumlah tokoh penting, di antaranya anggota DPR RI Dolfie OFP, Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah H. Sumanto, serta Bupati Karanganyar Rober Christanto.
Selain menyampaikan pesan dukungan agar Pamter terus kompak dan menjaga ketertiban, Latri secara simbolis menyerahkan bantuan support dari ketiga tokoh tersebut kepada panitia dan Pamter 106 Cabang Karanganyar.
Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Kusbiyantoro, turut memberikan pujian atas kontribusi sukarela Pamter yang sigap membantu pengamanan dari tingkat kabupaten hingga pelosok desa.
“TNI dan Polri tidak bisa berjalan sendiri. Kondusivitas Karanganyar yang kini menjadi salah satu yang terbaik di Solo Raya merupakan hasil sinergi dan karakter kuat dari teman-teman Pamter serta PSHT,” ungkap Kusbiyantoro.
Pihak Bakesbangpol menegaskan siap untuk terus membuka pintu kolaborasi dan mendukung kegiatan positif Pamter PSHT demi menciptakan stabilitas daerah serta menyukseskan pembangunan di Kabupaten Karanganyar ke depan. ( lg/bre)
