Fokus Jateng-BOYOLALI-Aksi tawuran antarpelajar bersenjata tajam terjadi di jalan Nasional Boyolali–Semarang, wilayah Kecamatan Ampel, Boyolali viral di media sosial (Medsos).
Dari rekaman video yang diterima fokusjateng.com beberapa pelajar terlihat membawa senjata tajam berukuran panjang diduga celurit berhadapan hingga saling serang. Kendaraan melintas di sekitar lokasi juga tampak memperlambat laju untuk menghindari bentrokan.
Terkait kejadian tersebut, Polres Boyolali telah mengamankan dua pelajar yang diduga kuat terlibat tawuran tersebut. Langkah cepat ini diambil usai video perkelahian tersebut viral di media sosial.
“Alhamdulillah, dari jajaran Polres Boyolali sudah mengamankan kedua pelajar tersebut beserta barang bukti celurit panjang yang dipergunakan saat perkelahian,” ujar Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra. Minggu 6 September 2026.
Menurutnya, kedua pelajar tersebut masih tergolong anak-anak. Polisi juga masih terus meminta keterangan mereka, untuk mendalami peran dan keterlibatan masing-masing.
Untuk antisipasi kejadian serupa terulang, Polres Boyolali berencana menggandeng Dinas Pendidikan serta mengumpulkan seluruh kepala sekolah tingkat SMP, SMA, dan SMK se-Kabupaten Boyolali.
“Kami akan berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan merapatkan seluruh kepala sekolah di Kabupaten Boyolali, untuk mengimbau para pelajar agar mengantisipasi aksi-aksi semacam ini,” jelasnya.
Indra menekankan pentingnya peran aktif pihak sekolah dalam memberikan sanksi, untuk membuat efek jera bagi siswa yang terlibat tindak pidana maupun kegiatan negatif lainnya. (yull/**)
