FOKUSJATENG.COM, KARANGANYAR — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar resmi melepas 197 personel kontingen untuk bertanding pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Tingkat Provinsi Jawa Tengah 2026. Menariknya, selain mengusung transparansi seleksi, seluruh atlet dan pelatih dipastikan mendapatkan jaminan perlindungan sosial menyeluruh dari BPJS Ketenagakerjaan.
Pelepasan kontingen digelar di Ruang Anturium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (1/9/2026) pagi, jelang pembukaan ajang olahraga pelajar bergengsi tingkat provinsi tersebut yang akan berlangsung pada 2–6 September 2026.
Ketua Kontingen yang juga Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disparpora Karanganyar, Eko Suroso, menyampaikan bahwa rombongan Karanganyar terdiri dari 149 atlet pelajar jenjang SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA, serta didampingi oleh 48 pelatih dan official.
”Para atlet akan bertanding di 19 cabang olahraga (cabor) yang terbagi di tiga wilayah pusat pertandingan, yakni Kota Semarang, Kabupaten Kendal, dan Kabupaten Pati,” ujar Eko saat menyampaikan laporan pelepasan.
Eko menambahkan, kontingen Bumi Intanpari ini berangkat dengan rasa percaya diri tinggi. Hal tersebut tak lepas dari torehan prestasi impresif pada ajang Pra-Popda Tingkat Ex-Keresidenan Surakarta di Wonogiri sebelumnya, dengan raihan 3 medali emas, 5 perak, dan 6 perunggu.
Seluruh pembiayaan operasional kontingen ditanggung penuh oleh APBD Kabupaten Karanganyar, termasuk fasilitas jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh personel agar para atlet dapat bertanding dengan tenang dan fokus mengejar medali.
Bebas Intervensi dan “Atlet Titipan”
Sementara itu, Kepala Disparpora Kabupaten Karanganyar, Yopi Eko Jati Wibowo, menegaskan bahwa 149 atlet yang diberangkatkan murni merupakan hasil seleksi ketat dan objektif. Pihaknya menjamin tidak ada intervensi maupun praktik “titip-menitip” atlet dalam kontingen tahun ini.
”Kami dari dinas tidak mengintervensi, sehingga atlet yang berangkat murni hasil seleksi dari masing-masing cabor. Tidak ada titipan satu atlet pun,” tegas Yopi.
Menyampaikan pesan dari Bupati Karanganyar Rober Christanto yang berhalangan hadir, Yopi meminta seluruh atlet menjaga semangat juang dan kebanggaan membawa nama daerah di tingkat provinsi.
Adapun 19 cabor yang diikuti kontingen Karanganyar meliputi gulat, karate, panahan, balap sepeda, taekwondo, senam, panjat tebing, pencak silat, renang, sepak takraw, tenis lapangan, tenis meja, tinju, voli pasir, wushu, angkat besi, atletik, basket, hingga badminton.
Mengingat sebaran lokasi pertandingan (venue) dan akomodasi terbagi di empat titik lokasi (Pati, Kendal, serta dua titik di Semarang), Yopi menginstruksikan tim pelatih dan official untuk memberikan pelayanan ekstra kepada para atlet. Meski ada keterbatasan anggaran daerah, dinas telah menyiapkan strategi optimal agar kebutuhan teknis atlet di lapangan tetap terpenuhi.
”Kami mendoakan agar perolehan medali dan pengalaman ini menjadi bekal bagi adik-adik untuk terus berprestasi di masa depan. Selamat bertanding dan selamat bertugas,” pungkas Yopi. ( lg/bre )
