Pria di Cepogo Meninggal Diduga Tersengat Listrik Saat Panen Alpukat 

Fokus Jateng- BOYOLALI -Seorang lansia bernama Suparno alias Muksono,  (64) warga Watu Penganten RT 025 RW 004, Desa Cabeankunti, Kecamatan Cepogo, Boyolali meninggal dunia diduga tersengat listrik saat memanjat pohon alpukat untuk dipanen, Kamis 27 Agustus 2026 sore. Korban diduga tidak menyadari ranting pohon yang diambil menyentuh kabel listrik bertegangan tinggi.

“Jadi korban lagi panen alpukat, nyegrek-nyegrek gitu, di situ ada kabel, kemungkinan tersetrum,” kata Kapolsek Cepogo, AKP Surjadi.

Peristiwa itu terjadi di lahan wilayah Desa Mliwis, Kecamatan Cepogo. Sebelumnya, korban membeli alpukat milik warga Mliwis sekitar pukul 13.00 WIB. Lalu, setelah deal harga, korban langsung menuju ladang di mana pohon alpukat berada.

“Sekitar pukul 16.00 WIB, pemilik kebun mendapatkan informasi dari warga bahwa korban meninggal dunia di atas pohon. Kejadian tersebut lalu dilaporkan ke Polsek Cepogo,” katanya.

AKP Surjadi menuturkan, pihaknya telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) mendatangi lokasi dan melihat korban meninggal dunia dan masih di atas pohon alpukat. Kepolisian bersama warga kemudian menurunkan korban dari atas pohon. Dia menambahkan korban pun dibawa ke rumah duka dan dicek oleh tim kesehatan dari Puskesmas Cepogo.

Agar kejadian serupa tidak terulang, Sujadi mengimbau warga agar lebih berhati-hati saat beraktivitas terutama ketika memanjat pohon atau melakukan pekerjaan yang berpotensi bersentuhan dengan kabel listrik. ( yull/**)