Penulis 1: Rahmalia Fitri Nur Azizah
Prodi: Ilmu Hubungan Internasional
Penulis 2: Muhammad Rizky Nur Prakoso, S.Pd., M.Pd.
Fokus Jateng – SRAGEN – kepedulian terhadap lingkungan perlu ditanamkan sejak usia dini. Hal tersebut menjadi latar belakang Rahmalia Fitri, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI), dalam melaksanakan program kerja individu di SDN 1 Japoh, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, dengan tema “Menjadi Pahlawan SDGs: Janji Kita untuk Bumi yang Lebih Hijau”.
Kegiatan yang dilaksanakan pada 23 Juli 2026 ini bertujuan mengenalkan Sustainable Development Goals atau SDGs kepada siswa sekolah dasar sekaligus menumbuhkan kesadaran mengenai pentingnya menjaga lingkungan. Kegiatan dikemas secara edukatif dan interaktif agar siswa dapat memahami SDGs melalui contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Dalam kegiatan tersebut, siswa diperkenalkan dengan 17 tujuan SDGs secara sederhana. Pembahasan kemudian difokuskan pada tiga tujuan yang berkaitan dengan kelestarian lingkungan, yaitu SDGs 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim, SDGs 14 tentang Ekosistem Laut, dan SDGs 15 tentang Ekosistem Daratan.
Siswa diajak memahami bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana. Menghemat air dan listrik, mengurangi penggunaan plastik, membuang sampah pada tempatnya, tidak membakar sampah sembarangan, serta merawat tanaman merupakan beberapa tindakan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pada pembahasan SDGs 13, siswa dikenalkan dengan perubahan iklim dan dampaknya terhadap kehidupan. Sementara itu, SDGs 14 dijelaskan melalui keterkaitan antara kebiasaan membuang sampah di daratan dengan pencemaran sungai dan laut. Adapun SDGs 15 diarahkan pada pentingnya menjaga tumbuhan, hewan, dan ekosistem daratan.
Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan “Pohon Komitmen” dimana setiap siswa diberikan sticky note untuk menuliskan satu janji atau tindakan yang akan dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Berbagai komitmen tersebut kemudian ditempelkan pada media karton bergambar pohon yang telah disediakan. Siswa menuliskan berbagai tindakan sederhana, mulai dari membuang sampah pada tempatnya, menghemat air, merawat tanaman, hingga mengurangi penggunaan plastik.
Pohon Komitmen menjadi simbol bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah-langkah kecil. Setiap komitmen yang ditempelkan menggambarkan bentuk kepedulian individu, sementara keseluruhan pohon menunjukkan bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.
Kegiatan berlangsung dengan antusias. Siswa tidak hanya mengikuti penyampaian materi, tetapi juga terlibat langsung dalam kegiatan Pohon Komitmen. Melalui aktivitas tersebut, siswa mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan komitmen mereka sekaligus menghubungkan materi SDGs dengan kebiasaan yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
Program kerja individu ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran lingkungan di kalangan siswa SDN 1 Japoh. Pengenalan SDGs sejak dini juga diharapkan dapat mendorong siswa untuk membentuk kebiasaan positif dalam menjaga lingkungan, baik di sekolah maupun di rumah.
Melalui kegiatan tersebut, konsep SDGs tidak hanya diperkenalkan sebagai agenda pembangunan berkelanjutan, tetapi juga sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari yang dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana. Satu anak, satu janji, satu langkah untuk bumi yang lebih hijau. ( ist/**)
