Menpora Tantang Atlet Indonesia Kejar Thailand di Asian Para Games

Pengukuhan dan Pelepasan Kontingen Asian Para Games Nagoya di Balai Kota Solo, Senin, 12 Oktober 2026. (Istimewa/*Thia/Fokusjateng.com)

Fokus Jateng, SURAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menantang para atlet paralimpik Indonesia untuk mengejar Thailand dan merebut posisi teratas di kawasan Asia Tenggara. Tantangan itu disampaikan saat melepas kontingen Indonesia yang akan berlaga dalam Asian Para Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.

Erick mengatakan Indonesia masih tertinggal dari Thailand dalam perolehan medali emas sepanjang sejarah Asian Para Games. Indonesia telah mengumpulkan 76 medali emas, sedangkan Thailand mengoleksi 91 medali emas. Selisih 15 medali emas tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi olahraga paralimpik Indonesia.

“Selalu ada momok olahraga nasional kita, yaitu Thailand 91 emas,” kata Erick dalam Pengukuhan dan Pelepasan Kontingen Asian Para Games Nagoya di Balai Kota Solo, Senin, 12 Oktober 2026.

Menurut Erick, selisih perolehan medali itu harus menjadi dorongan bagi Indonesia untuk meningkatkan prestasi. Dia berharap Indonesia secara bertahap mampu melampaui Thailand dan menjadi negara dengan prestasi terbaik di Asia Tenggara.

“Beda 15 emas. Saya berharap ke depan kita perlahan-lahan harus merebut bahwa kita adalah nomor 1 di Asia Tenggara. Kita bisa,” ujarnya.

Erick menilai ambisi tersebut membutuhkan dukungan bersama, tidak hanya mengandalkan perjuangan atlet saat bertanding. Pemerintah pusat, pemerintah daerah, National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, dan pemangku kepentingan lainnya perlu berkoordinasi untuk mendukung peningkatan prestasi atlet.

“Asal kita semua di kepengurusan olahraga kompak. Kompak apa? Yang atletnya. Setuju? Kita pastikan semua persiapan bersama-sama tentunya bukan kami sendiri,” kata dia.

Dia menegaskan Kementerian Pemuda dan Olahraga akan memastikan kebutuhan atlet terpenuhi selama menjalani persiapan hingga pertandingan. Erick juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian terhadap perjuangan atlet paralimpik Indonesia.

“Beliau (Presiden Prabowo) peduli, sayang sama kalian. Karena itu, kami di Kemenpora menugaskan harus memastikan seluruh kebutuhan dilengkapi,” tuturnya.

Dalam Asian Para Games 2026, Indonesia mengirimkan 103 atlet yang akan bertanding di 12 cabang olahraga. Kontingen Merah Putih membidik posisi 10 besar dengan target meraih tujuh medali emas, delapan perak, dan 17 perunggu.

Chef de Mission kontingen NPC Indonesia Reda Manthovani mengatakan penetapan target tersebut didasarkan pada analisis dan evaluasi pelatih serta pengurus terhadap potensi prestasi atlet. Penilaian mempertimbangkan capaian selama latihan dan hasil kualifikasi sesuai kriteria Asian Paralympic Committee.

Reda menyebut target tersebut menjadi sasaran sekaligus motivasi bagi para atlet untuk memberikan penampilan terbaik. Seluruh atlet juga dinyatakan siap secara fisik dan mental menghadapi persaingan.

Asian Para Games 2026 dijadwalkan berlangsung pada 18–24 Oktober 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. Para atlet Indonesia akan didampingi pelatih, manajer, tenaga pendukung, dan tim medis selama mengikuti kompetisi tersebut. (*Thia/**)