FOKUSJATENG.COM, KARANGANYAR – Pagi itu, Kamis (29/1/2026), suasana di halaman SDN 01 Karanganyar terasa sedikit berbeda. Tidak hanya riuh rendah suara anak-anak yang bermain, namun ada kehangatan yang menjalar saat rombongan Polres Karanganyar hadir membawa misi sederhana namun penuh makna: memastikan perut-perut kecil penerus bangsa terisi nutrisi terbaik.
Sekitar pukul 10.00 WIB, Kapolres Karanganyar AKBP Arman Sahti, S.H., S.I.K., M.H., melangkah memasuki ruang kelas. Namun, kali ini kehadirannya bukan untuk urusan formal kepolisian, melainkan bertindak layaknya seorang ayah yang ingin memastikan anak-anaknya makan dengan lahap dan sehat.
Menu Sehat, Senyum Merekah
Aroma harum nasi lele goreng tepung asam manis seketika memenuhi ruangan, bersanding dengan warna-warni sayur capcay, tempe goreng yang renyah, dan jeruk segar sebagai pelengkap. Di meja-meja kayu kecil itu, para siswa tak mampu menyembunyikan binar matanya.
Bagi mereka, kehadiran Kapolres dan jajarannya melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Yayasan Kemala Bhayangkari 2 ini bukan sekadar bantuan pangan, melainkan pesta kecil di tengah jam pelajaran.
“Bapak Kapolres ingin memastikan langsung bahwa setiap anak mendapat makanan sehat yang benar-benar bermanfaat. Melihat mereka makan dengan lahap adalah kebahagiaan tersendiri bagi kami,” ujar Kasi Humas Polres Karanganyar, Iptu Mulyadi, dengan nada bicara yang hangat.
Lebih dari Sekadar Formalitas
Di sela-sela tinjauannya, AKBP Arman Sahti tampak berbincang akrab dengan para siswa, memastikan standar gizi dan kelayakan menu yang disajikan. Baginya, program pemerintah ini adalah investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang lebih kuat, cerdas, dan tentu saja, lebih bahagia.
Suasana kekeluargaan begitu kental terasa. Tidak ada sekat antara aparat penegak hukum dan anak-anak sekolah. Yang ada hanyalah percakapan ringan dan tawa riang yang pecah saat anak-anak menikmati suapan demi suapan nutrisi mereka.
Polres Karanganyar menegaskan komitmennya untuk terus mengawal program-program kemanusiaan seperti ini. Karena di balik sepiring makanan sehat, ada harapan besar yang sedang dipupuk agar anak-anak Karanganyar tumbuh menjadi pribadi yang tangguh di masa depan.
Hari itu, SDN 01 Karanganyar bukan sekadar tempat belajar membaca dan berhitung, tapi menjadi saksi bahwa perhatian kecil yang tulus bisa menghadirkan senyum paling lebar di wajah anak bangsa. ( rls/ bre )
