Gerak Cepat, Polres Boyolali Ungkap Pelaku Perampokan Sadis di Karanggede 

Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra (Doc/Fokusjateng.com)

Fokus Jateng-BOYOLALI, – Polres Boyolali bersama Tim Jatanras Polda Jawa Tengah dalam kurun kurang dari 24 jam telah menangkap terduga pelaku perampokan sadis yang menewaskan seorang bocah di Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, Boyolali. Pelaku berinisial A (30) diamankan di wilayah Kudus, Jawa Tengah, Jumat, 30 Januari 2026.

“Alhamdulillah, kami berhasil mengamankan terduga pelaku di wilayah Kab Kudus. Pelaku berinisial A, berusia sekitar 30 tahun, dan saat ini sedang dalam perjalanan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” kata Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra. Jumat 30 Januari 2026.

Kapolres menjelaskan pelaku ditangkap saat mencoba melarikan diri di Kabupaten Kudus. Ia memastikan tidak ada hubungan keluarga antara pelaku dengan korban. Adapun motif dan detail lainnya masih dalam proses pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut.

“Tidak ada hubungan keluarga, pelaku bertindak seorang diri. Untuk motif dan lainnya, kami mohon kesabaran rekan-rekan media, karena ini masih dalam proses pemeriksaan dan pengembangan dari pihak Satreskrim Polres Boyolali,” paparnya.

AKBP Indra juga mengatakan bahwa barang bukti berupa 1 unit kendaraan bermotor telah berhasil diamankan.

“Kami mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas peristiwa ini yang terjadi pada korban dan semoga keluarga bisa dengan tabah dan ikhlas menerima ini semua, dan almarhum dapat diterima di sisi Allah SWT, serta husnul khotimah,” katanya.

Sebelumnya, perampokan sadis terjadi di Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali, pada Kamis 29 Januari 2026. Seorang bocah berusia 6 tahun ditemukan meninggal dunia dan ibunya dalam kondisi mengalami luka berat.

Kapolsek Karanggede, AKP S. Widodo, mengatakan peristiwa pencurian dengan kekerasan tersebut diketahui sekitar pukul 15.45 WIB. Dari olah TKP, korban ada dua. Yang satu anak-anak meninggal dunia di TKP, sedangkan ibu kandung anak tersebut harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Simo Boyolali

 “Dari olah TKP, korban ada dua. Anak meninggal dunia di lokasi, sementara ibunya kini dirawat di rumah sakit,” katanya. (yull/**)