FOKUSJATENG.COM, KARANGANYAR – Gema shalawat dan untaian doa membubung tinggi di langit Bumi Intanpari. Memperingati momentum agung Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Majelis Pengajian Sekar Langit menggelar pengajian akbar yang sarat akan nilai spiritualitas dan kebangsaan di Gedung Wanita Karanganyar, Kamis malam (15/1/2026).
Suasana khidmat menyelimuti ribuan jamaah yang hadir. Kehadiran tokoh ulama kharismatik, Abah Maulana Al Habib Luthfi bin Yahya, menjadi magnet spiritual yang memperkuat pesan kedamaian dalam acara tersebut. Turut hadir mendampingi jamaah, Wakil Bupati Karanganyar, Adhe Eliana, S.E., serta Wakapolres Karanganyar.
Dakwah Berbasis Kearifan Lokal
Ketua Panitia, Muhammad Taufiq Syahrun Najah, mengungkapkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas perayaan hari besar Islam. Lebih dari itu, Majelis Sekar Langit ingin mengintegrasikan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin dengan kearifan lokal sebagai fondasi menjaga keutuhan NKRI.
“Tiga tahun perjalanan Majelis Sekar Langit adalah proses belajar untuk menjadi bagian dari solusi. Kami ingin majelis ini menjadi ruang pemersatu dan penyejuk umat,” ujar Taufiq dalam laporannya. Ia juga mengajak jamaah agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang memecah belah, melainkan mengedepankan dialog dan saling menghormati.
Pesan Bijak Wakil Bupati: Utamakan Empati, Bukan Viralisasi
Wakil Bupati Karanganyar, Adhe Eliana, yang hadir mewakili Bupati Karanganyar, memberikan apresiasi mendalam atas konsistensi Majelis Sekar Langit dalam menebar kebaikan. Dalam sambutannya yang penuh kehangatan, Adhe menekankan pentingnya memiliki kepekaan sosial di era digital.
“Di tengah kemudahan teknologi, mari kita hiasi hati dengan sifat tabayyun dan empati. Jika ada persoalan di masyarakat, selesaikanlah dengan bijak dan bermartabat, jangan sedikit-sedikit diviralkan yang justru berpotensi memutus tali silaturahmi,” pesan Adhe Eliana di hadapan ribuan jamaah.
Ia juga menambahkan bahwa semangat Isra Mi’raj harus diimplementasikan dalam kehidupan nyata melalui peningkatan kepedulian terhadap sesama. “Semoga Majelis Sekar Langit semakin jaya dan terus membawa manfaat serta keberkahan bagi masyarakat di Kabupaten Karanganyar,” tambahnya.
Sebagai penutup, Wakil Bupati mencairkan suasana dengan sebuah pantun yang disambut hangat oleh para jamaah, mengajak seluruh yang hadir untuk tetap istiqomah dalam bershalawat dan menjaga ukhuwah islamiyah.
Simbol Persatuan
Acara yang berlangsung hingga larut malam ini menjadi bukti bahwa pengajian mampu menjadi perekat sosial yang kuat. Dengan lantunan shalawat yang dipimpin para habaib dan ulama, Majelis Sekar Langit sukses mengukuhkan perannya sebagai wadah penguat nilai kebangsaan dalam bingkai iman.
Melalui momentum Isra Mi’raj ini, masyarakat Karanganyar diajak untuk memetik hikmah perjalanan spiritual Rasulullah sebagai pelecut semangat untuk terus membangun negeri dengan hati yang bersih dan jiwa yang damai. ( bre )
