Fokus Jateng-BOYOLALI -Sambut Puncak Hari Desa Nasional Tahun 2026 yang akan diselenggarakan pada Kamis, 15 Januari 2026, di kawasan Lapangan Desa Butuh – Kebun Raya Indrokilo, Kabupaten Boyolali. Dinas Perhubungan Kabupaten Boyolali pastikan kesiapan sarana, prasarana, dan personel perhubungan dalam mendukung kelancaran pelaksanaan acara bergengsi tersebut.
Kesiapan tersebut merupakan bagian dari dukungan teknis Dinas Perhubungan Kabupaten Boyolali terhadap Rencana Pengamanan (Renpam) dan rekayasa lalu lintas yang telah disusun oleh Polres Boyolali, guna menjamin keselamatan, ketertiban, serta kelancaran arus lalu lintas selama rangkaian kegiatan berskala nasional tersebut.
Kepala Bidang Pengujian dan Rekayasa Kendaraan Dinas Perhubungan Kabupaten Boyolali, Heri Subagyo, menyampaikan bahwa Dishub Boyolali telah melakukan persiapan secara menyeluruh, mulai dari penyiapan perlengkapan lalu lintas hingga pengaturan penugasan personel di lapangan.
“Dinas Perhubungan Kabupaten Boyolali memastikan kesiapan sarana dan prasarana lalu lintas, sekaligus kesiapan personel perhubungan, untuk mendukung pengaturan arus kendaraan, parkir, serta pengalihan arus selama Puncak Hari Desa Nasional. Seluruh langkah ini kami siapkan agar kegiatan dapat berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujar Heri Subagyo. Selasa 13 Januari 2026.
*Kesiapan Sarana dan Prasarana Lalu Lintas*
Sebagai bagian dari kesiapan teknis, Dinas Perhubungan Kabupaten Boyolali telah menyiapkan berbagai perlengkapan lalu lintas yang akan ditempatkan di titik-titik strategis, antara lain:
– Rambu petunjuk rute peserta dan tamu sebanyak 12 unit, untuk memudahkan akses dan pergerakan rombongan menuju lokasi kegiatan.
– Rambu lokasi parkir sebanyak 21 unit, sebagai penanda area parkir resmi yang telah ditetapkan.
– Rambu pengalihan arus lalu lintas sebanyak 10 unit, guna mendukung penerapan rekayasa lalu lintas sesuai kondisi lapangan.
– Barier dan barikade kurang lebih 100 unit, yang difungsikan sebagai pengaman jalur, pembatas akses, serta pengendali pergerakan kendaraan di sekitar kawasan kegiatan.
– Penempatan sarana dan prasarana tersebut disesuaikan dengan hasil pemetaan titik rawan kepadatan, simpul persimpangan, serta jalur utama pergerakan peserta dan tamu undangan.
*Kesiapan Personel Perhubungan*
Selain sarana dan prasarana, Dishub Boyolali juga menyiapkan 80 personel, yang akan disiagakan dan disebar pada berbagai titik krusial mendukung Renpam Polres Boyolali, meliputi:
– Titik pengaturan lalu lintas utama
– Lokasi kantong parkir bus dan kendaraan roda empat
– Jalur pengalihan arus lalu lintas
– Simpul-simpul jalan dan persimpangan rawan kepadatan
Personel Dinas Perhubungan akan bertugas secara terpadu dan berkoordinasi langsung dengan Polres Boyolali, TNI, Satpol PP, serta instansi terkait lainnya untuk memastikan pengaturan lalu lintas dan parkir berjalan optimal.
“Personel kami tidak hanya bertugas mengatur lalu lintas, tetapi juga memberikan pelayanan dan informasi kepada peserta kegiatan maupun masyarakat pengguna jalan. Koordinasi lintas sektor menjadi kunci agar pengaturan di lapangan berjalan efektif,” tambah Heri Subagyo.
*Dukungan terhadap Rekayasa dan Pengalihan Arus*
Dishub Boyolali menegaskan dukungannya terhadap penerapan rekayasa dan pengalihan arus lalu lintas yang ditetapkan oleh Polres Boyolali. Pengaturan tersebut bersifat dinamis dan dapat disesuaikan dengan situasi serta tingkat kepadatan lalu lintas di lapangan, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan pengguna jalan.
*Himbauan kepada Peserta dan Pengguna Jalan*
Dinas Perhubungan Kabupaten Boyolali menghimbau kepada seluruh peserta kegiatan, tamu undangan, serta masyarakat pengguna jalan untuk:
– Mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang telah dipasang
– Mengikuti arahan petugas di lapangan
– Mendukung pengaturan dan pengalihan arus lalu lintas yang diberlakukan demi keselamatan dan kelancaran bersama
“Kami mengharapkan dukungan dan kerja sama dari seluruh peserta kegiatan maupun pengguna jalan. Kepatuhan terhadap pengaturan lalu lintas sangat penting agar kegiatan nasional ini dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar,” pungkas Heri Subagyo.
Dengan kesiapan sarana, prasarana, dan personel tersebut, Dinas Perhubungan Kabupaten Boyolali optimistis pelaksanaan Puncak Hari Desa Nasional Tahun 2026 dapat berjalan dengan baik serta memberikan kenyamanan bagi peserta dan masyarakat. ( ist/**)
