Fokus Jateng-BOYOLALI – Impian memiliki rumah layak huni mulai terwujud bagi Suharno, warga RT 23/RW 04, Dukuh Jemono, Desa Wates, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali, setelah prajurit TNI bersama masyarakat bergotong royong merehabilitasi tempat tinggalnya. Rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) tersebut merupakan bagian dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Kodim 0724/Boyolali, Jawa Tengah.
Sejumlah anggota Satgas TMMD, bersama masyarakat setempat bergotong royong mengerjakan tahapan pembangunan tersebut. Dengan penuh semangat dan kebersamaan, personel TNI dan warga bahu-membahu mendukung kelancaran proses rehabilitasi rumah.
“Progres hari ini mencakup pembongkaran rumah Bapak Suharno untuk melanjutkan kegiatan pembangunan rehab RTLH. Seluruh proses akan terus kita lanjutkan hingga pembangunan selesai sepenuhnya,” ujar Danramil Simo Lettu Ctp Iman S, Minggu 18 Oktober 2026.
Lettu Ctp Iman menyebutkan, sejauh ini pekerjaan rehabilitasi rumah Suharno belum menghadapi kendala berarti. Satgas TMMD terus melanjutkan pekerjaan di lapangan sesuai rencana. Rehabilitasi RTLH tersebut merupakan bagian dari sasaran fisik TMMD Sengkuyung Tahap IV Kodim 0724/Boyolali. Untuk membantu meningkatkan kelayakan hunian masyarakat penerima manfaat.
Sementara, dengan penuh rasa syukur, Suharno menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Boyolali dan Kodim 0724/Boyolali atas bantuan yang diberikan melalui program TMMD.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih karena rumah kami mendapat bantuan perbaikan melalui program TMMD. Semoga Bapak-bapak TNI Kodim Boyolali selalu diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas,” ungkap Suharno.
Cerita Suharno menjadi gambaran bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat dapat tumbuh melalui hal-hal sederhana. Di balik pembangunan infrastruktur dan rehabilitasi rumah, tersimpan nilai kepedulian, rasa syukur, serta semangat saling menghargai yang mempererat hubungan antara prajurit dan masyarakat. (Yull/**)
