FOKUSJATENG.COM-SRAGEN – Respons cepat ditunjukkan jajaran Polsek Jenar bersama tim terpadu dalam menangani kebakaran rumah semi permanen milik Muhammad Yusuf di Dukuh Tawang, RT 011/04, Desa Kandangsapi, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Sabtu (26/9/2026) sore.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 15.15 WIB itu sempat mengundang perhatian warga setelah asap tebal dan kobaran api terlihat membumbung dari rumah berukuran 10 x 16 meter tersebut.
Mengetahui kejadian itu, warga sekitar langsung bergotong royong berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Laporan kemudian disampaikan kepada Polsek Jenar dan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sragen untuk meminta bantuan penanganan.
Tak berselang lama, dua unit mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten Sragen tiba di lokasi. Personel Polsek Jenar bersama Koramil Jenar, tim BPBD, petugas pemadam kebakaran, dan warga bahu-membahu melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan sekitar pukul 16.30 WIB.
Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, melalui Kapolsek Jenar AKP Widarto, menyampaikan bahwa penanganan kebakaran dilakukan secara terpadu dengan melibatkan unsur kepolisian, TNI, petugas pemadam kebakaran, BPBD, serta masyarakat setempat. Sinergi tersebut dilakukan untuk mempercepat pemadaman sekaligus memastikan situasi di lokasi tetap aman dan kondusif.
Berdasarkan keterangan saksi, kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 15.00 WIB oleh Sri Lestari yang baru pulang berbelanja. Ia melihat asap tebal dan kobaran api dari rumah korban, kemudian memberitahukan kejadian tersebut kepada saksi lainnya, Rakem.
Keduanya bersama warga kemudian berupaya memadamkan api sembari meminta bantuan kepada pihak terkait. Akibat peristiwa tersebut, rumah semi permanen milik Muhammad Yusuf mengalami kebakaran dengan kerugian material diperkirakan mencapai Rp 10 juta.
Personel Polsek Jenar telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), melakukan olah TKP, mencatat keterangan saksi-saksi, serta melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran. Hingga penanganan selesai, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan. (hr)
