Fokus Jateng-BOYOLALI ,- Kabar duka datang dari keluarga besar gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab Boyolali), Anggota Dewan Kehormatan Kwarcab Boyolali Kak Bibit Sumarno wafat pada usia 73 tahun, ia meninggal dunia pada Selasa 31 Maret 2026 pagi pukul 03.45 WIB di salah satu rumah sakit di Boyolali.
Ribuan pelayat di rumah duka selasa siang di Dusun Gunung Terbang, Desa Canden, Kecamatan Sambi, sederet ucapan duka cita melalui bunga papan juga berdatangan ke rumah duka. Ribuan pelayat mulai dari tetangga, keluarga, saudara, teman sejawat maupun perwakilan pemerintah hingga ketua kwarcab Boyolali.
“kami turut berduka cita atas meninggalnya kak bibit sumarno, kami sangat kehilangan, beliau panutan kami, mentor kami dalam kepramukaan, beliau adalah anggota dewan kehormatan di kwarcab boyolali dan masih aktif dalam kegiatan kepramukaan hingga saat ini, semoga beliau husnul khotimah, dan amalannya diterima Allah SWT,” kata Sekretrais Kwarcab Boyolali, Kak Joko Murjito, dalam sambutannya mewakili ketua Kwarcab Boyolali.
Menurut Wakil Ketua Kwarcab Boyolali Bidang Pembinaan Usia Dewasa (Binawasa) Kak Saryono, almarhum tokoh senior Pramuka, yang layak menjadi tauladan. kak Bibit diketahui telah menerima penghargaan Pancawarsa delapan itu artinya hampir 50 tahun mengabdikan diri ke dalam kegiatan Pramuka. Almarhum juga termasuk salah satu anggota pramuka tertua yang masih aktif dan saat ini menjabat di dewan kehormatan kwarcab Boyolali.
“Saya secara pribadi merasa kehilangan karena beliau ini adalah orang yang tulus mengabdi untuk pramuka tanpa pamrih, ini yang harus menjadi nilai-nilai yang harus ditularkan kepada generasi masa depan khususnya pramuka,” katanya. ( ist/***)
