Dianggap Lebih Maju, Kinerja Satpol PP Karanganyar Jadi Rujukan DPRD Batang

 

FOKUSJATENG.COM, KARANGANYAR– Kualitas penegakan Peraturan Daerah (Perda) serta profesionalisme Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Karanganyar dinilai telah selangkah lebih maju. Pengakuan ini menjadi alasan utama rombongan Komisi 1 DPRD Kabupaten Batang, Jawa Tengah, memilih ‘Bumi Intanpari’ sebagai lokasi studi banding strategis mereka.

Bertempat di Ruang Podang 1 Sekretariat Daerah (Setda) Karanganyar, Senin (8/9/2025), kunjungan kerja ini difokuskan untuk menggali wawasan terkait penguatan sumber daya manusia (SDM) aparatur penegak Perda.

Rombongan legislator tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Batang, Beni Abidin, S.H., M.H. Kehadiran mereka disambut hangat oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Karanganyar, Timotius Suryadi, S.Sos., M.Si., yang didampingi oleh jajaran kepala perangkat daerah terkait.

Dalam sambutannya, Sekda Timotius Suryadi mengapresiasi kunjungan tersebut sebagai ajang silaturahmi sekaligus berbagi ilmu antar-pemerintah daerah.

“Mudah-mudahan pertemuan hari ini membawa manfaat bagi kita semua, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Karanganyar dan Kabupaten Batang,” ujar Sekda.

Sementara itu, Ketua Komisi 1 DPRD Batang, Beni Abidin, secara terbuka menguraikan tantangan yang tengah dihadapi di daerahnya. Ia menjelaskan bahwa Kabupaten Batang saat ini sedang dalam proses pembenahan internal sekaligus penambahan personel Satpol PP untuk mengoptimalkan penjagaan ketertiban umum.

Meskipun penambahan personel telah membantu mengatasi beberapa persoalan, Beni Abidin merasa pihaknya masih perlu belajar banyak, khususnya dari Karanganyar.

“Alhamdulillah, dengan penambahan tersebut beberapa persoalan dapat teratasi. Namun, kami tetap membutuhkan masukan dari Kabupaten Karanganyar mengenai regulasi maupun profesionalisme sebagai upaya peningkatan SDM Satpol PP,” terang Beni Abidin.

Dalam sesi diskusi dan tanya jawab yang dipimpin langsung oleh Sekda Karanganyar, terungkap alasan spesifik mengapa Karanganyar yang dipilih. Rombongan DPRD Batang menilai bahwa penegakan Perda di Karanganyar lebih maju, tidak hanya dari segi jumlah personel yang lebih ideal, tetapi juga dalam hal kualitas kinerja dan profesionalisme aparaturnya di lapangan.

Kunjungan studi ini turut dihadiri oleh Kepala Satpol PP Karanganyar, Kepala BKPSDM, Kepala Diskominfo, serta Kabag Pemerintahan, Kabag Hukum, Kabag Umum, dan Kabag Prokompim Setda Karanganyar, yang turut memberikan paparan sesuai bidang masing-masing. ( rls /bre)