FOKUSJATENG.COM, KARANGANYAR – Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Adi Soemarmo, Kolonel Pnb Henri Ahmad Badawi, S.M., M.Han., memimpin apel luar biasa di Lapangan Dirgantara, Senin (8/9/2025). Apel ini diikuti oleh seluruh personel militer dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Lanud Adi Soemarmo serta seluruh siswa pendidikan.
Dalam kesempatan tersebut, Komandan Lanud (Danlanud) menyampaikan beberapa poin penting yang harus dijadikan acuan dan panduan oleh seluruh jajaran dalam melaksanakan kegiatan kedinasan.
Poin pertama yang ditekankan Danlanud adalah pemahaman mengenai fungsi kompleks Lanud Adi Soemarmo. Ia menjelaskan bahwa Lanud Adi Soemarmo tidak hanya berfungsi sebagai pangkalan yang menyelenggarakan pendidikan—mulai dari pendidikan pertama pembentukan Tamtama, Bintara, hingga Perwira—tetapi juga mengemban tugas lain.
“Selain pendidikan, Lanud Adi Soemarmo juga bertugas mendukung kegiatan operasi penerbangan dan melaksanakan kegiatan-kegiatan protokoler, serta memberikan bantuan kepada satuan samping, baik itu TNI, Polri, maupun pemerintah daerah,” jelas Kolonel Pnb Henri Ahmad Badawi.
Ia menambahkan bahwa kompleksitas tugas ini menuntut kesiapan personel yang tanggap, yang didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai.
Terkait personel, Danlanud menegaskan bahwa sumber daya manusia merupakan kekuatan utama organisasi. Agar tugas terlaksana dengan baik, personel harus memiliki potensi, keterampilan (skill), dan attitude (sikap) yang baik.
Secara khusus kepada para pelatih, Danlanud mengingatkan agar selalu berpedoman pada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan. Proses pendidikan untuk mengubah personel dari sipil ke militer harus dilaksanakan dengan baik dan benar, sesuai dengan buku petunjuk yang ada.
Attitude adalah karakter penting yang harus dimiliki oleh TNI. Utamanya dimiliki oleh para perwira maupun para prajurit yang nantinya akan dilantik usai melaksanakan pendidikan di Lanud Adi Soemarmo ini,” tegasnya.
Poin kedua, Danlanud Adi Soemarmo menginstruksikan bahwa setiap rencana kegiatan harus dilakukan secara rinci dan terencana dengan baik. Instruksi ini berlaku untuk semua kegiatan, mulai dari pembukaan pendidikan, penutupan pendidikan, latihan berganda, terutama latihan yang mengandung risiko tinggi.
“Harus dilaksanakan perencanaan yang baik dan benar, tidak asal-asalan ataupun mendadak. Ini saya tekankan kembali karena jangan sampai kegiatan itu hanya bersifat rutinitas,” ujar Danlanud Smo.
Poin ketiga, ia menekankan pentingnya kerja sama tim dan kepatuhan pada perintah sesuai ketentuan yang berlaku. Danlanud menegaskan bahwa semua personel memiliki peran penting dalam keberhasilan pelaksanaan tugas.
Di akhir penekanannya, Komandan Lanud Adi Soemarmo memberikan pesan khusus kepada seluruh siswa. Ia mengingatkan bahwa para siswa telah berhasil melalui proses seleksi yang ketat dan usaha yang panjang, sehingga ia berharap tidak ada siswa yang gagal dalam menempuh pendidikan.
“Tahap seleksi cukup melelahkan, sekarang kalian di sini dilatih untuk menjadi perwira, bintara, prajurit TNI AU. Untuk itu, jadilah kebanggaan keluarga, dan kalian harus bangga menjadi bagian dari TNI Angkatan Udara saat ini,” tutup Danlanud. ( rls/bre)
